SAMPANG, RadarMadura.id – Warga Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Sampang, digegerkan dengan insiden bocah tewas di tepi pantai desa setempat. Bocah berusia enam tahun bernama Moh. Mirza Pradifa Reza itu diduga tergelincir dari tangkis laut saat bermain layangan di sekitar lokasi kejadian.
Kasihumas Polres Sampang Ipda Gama Rizaldi mengatakan, tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa tersebut di pantai Dusun Paniniran, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokonanah.
”Kejadiannya pada Sabtu (19/7). Korban bernama Mirza Pradifa Reza, 6, asal Dusun Paniniran, Desa Tamberu Barat,” katanya.
Menurut dia, sebelum kejadian, korban bersama dua temannya bermain layangan di sekitar TKP.
”Saat bermain layang-layang, korban lupa bahwa lokasi tersebut merupakan lautan lepas. Entah kenapa akhirnya korban tercebur ke laut,” ujarnya.
Gama Rizaldi menyatakan, saat itu air laut sedang pasang dan ombak cukup kencang.
”Mengetahui hal itu, dua temannya langsung berlari ke rumah korban. Jarak TKP ke rumah korban sekitar 20–30 meter,” ucapnya.
Dijelaskan, warga pun melakukan pencarian. Hasilnya, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi tercebur. Selanjutnya, korban dievakuasi ke rumah duka.
”Korban sudah tidak terselamatkan alias meninggal. Berdasar informasi dari keluarga korban, yang bersangkutan belum sekolah,” tuturnya.
Gama mengungkapkan, sejak 8 Desember 2024 sampai 20 Juli 2025, telah terjadi dua kecelakaan laut atau laka laut di pantai yang ada di Kecamatan Sokobanah. Insiden pertama terjadi pada Minggu (8/12/2024).
”Selain memasang banner peringatan, Polres Sampang melalui Polsek Sokobanah terus mengimbau seluruh orang tua (ortu) untuk lebih waspada mengawasi anaknya yang bermain di luar rumah,” tandasnya. (bai/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti