SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten Sampang meresmikan 186 koperasi merah putih yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan, Kamis (17/7). Peluncuran tersebut digelar di Gedung PKPRI Trunojoyo dan dirangkai dengan resepsi Hari Koperasi ke-78.
Acara peluncuran dihadiri Bupati Sampang Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Ahmad Mahfud, jajaran forkopimda, camat, kepala OPD, dan tokoh masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.
Bupati Sampang Slamet Junaidi menyatakan, koperasi desa merah putih adalah program nasional untuk pemerataan ekonomi. Ia berharap koperasi ini berdampak positif terhadap kesejahteraan warga.
Aba Idi, sapaan akrabnya, mendorong pengelolaan koperasi dilakukan secara serius dan profesional. Ia menekankan pentingnya menjauhkan koperasi dari kepentingan kelompok tertentu.
Baca Juga: TIMPORA Bangkalan Bahas Pengawasan Orang Asing Keturunan Madura-Malaysia
Menurutnya, mustahil koperasi berhasil jika dikelola demi keuntungan sepihak. Karena itu, ia mengajak semua pihak mengedepankan kepentingan masyarakat luas.
Ia juga mengajak warga Sampang lebih produktif dan terlibat aktif dalam kegiatan koperasi. Dukungan dari masyarakat sangat penting agar koperasi bisa dikelola maksimal.
Bupati berharap, keberadaan koperasi desa merah putih benar-benar bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) koperasi.
Menurutnya, SDM koperasi harus bekerja profesional dan mengedepankan transparansi. Hal ini penting agar koperasi mendapat kepercayaan dari anggotanya.
“Harapan kami dengan adanya koperasi desa/kelurahan merah putih dapat berdampak baik dan menumbuhkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga: Imigrasi Pamekasan Sebar Flyer Layanan Keimigrasian di Camplong dan Bluto
Kepala Diskopindag Sampang Choirijah menjelaskan, pembentukan 186 koperasi merah putih mengacu pada instruksi Presiden. Tujuannya adalah memperkuat lembaga ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.
Choirijah menambahkan, pihaknya optimis koperasi akan menjadi motor ekonomi baru di Sampang. Hal ini didukung antusiasme masyarakat dan komitmen pemerintah daerah.
Ia menyebutkan, pemerintah akan terus hadir memberi dukungan pembiayaan dan pelatihan. Termasuk peningkatan kapasitas pengurus, pengawas, dan pengembangan jaringan pemasaran.
Baca Juga: Dana Rp 13,8 Miliar Mengalir ke Perusahaan Rokok, Jumlah Buruh Penerima BLT Capai Puluhan Ribu
Dengan peluncuran ini, diharapkan koperasi merah putih dapat menjadi solusi ekonomi warga di akar rumput. Pemerintah berharap koperasi mampu menjawab tantangan ekonomi masyarakat.
Peluncuran koperasi merah putih ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur ekonomi lokal. Pemerintah daerah menargetkan koperasi bisa berperan besar dalam pengentasan kemiskinan dan membuka lapangan kerja. (jun/dry)
Editor : Hendriyanto