SAMPANG, RadarMadura.id – Kesadaran masyarakat Sampang untuk mematuhi aturan lalu lintas masih sangat rendah. Buktinya, selama tiga hari Operasi Patuh Semeru (OPS), terdapat puluhan pelanggar yang terjaring.
Kasatlantas Polres Sampang AKP Sigit Ekan Sahudi menyatakan, OPS sudah berjalan selama tiga hari yang dimulai Senin (14/7). Razia pelanggar lalu lintas dilakukan di tiga lokasi berbeda.
”Antara lain di Jalan Trunojoyo, Senin (14/7). Lokasi kedua di Jalan Raya Camplong, Selasa (15/7), dan hari ini (kemarin) di Jalan Jaksa Agung Suprapto,” ujarnya.
Pelanggar yang terjaring OPS berbeda-beda. Antara lain, tidak memakai helm, menggunakan knalpot brong, dan tidak mengenakan safety belt alias sabuk pengaman bagi pengendara roda empat.
”Semua kendaraan yang terjaring razia langsung ditilang,” imbuhnya.
Sigit mengeklaim, OPS yang dilaksanakan institusinya semata-mata untuk menertibkan para pengguna lalin. Tujuannya, agar semua pengendara ranmor di seluruh wilayah tertib dan mematuhi ketentuan yang berlaku.
”Setiap pengendara jalan harus mematuhi aturan berlalu lintas meski tidak ada razia ataupun operasi dari kami,” tandasnya. (bai/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti