SAMPANG, RadarMadura.id – Bupati Sampang Slamet Junaidi optimistis bisa meningkatkan pembangunan daerah. Pihaknya sudah menyusun rancangan program yang akan dilaksanakan selama satu periode ke depan. Hal itu dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Bupati mengatakan, ada sejumlah fokus pembangunan yang direncanakan. Di antaranya, mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul serta kehidupan sosial yang harmonis dan berdaya. Selanjutnya, mewujudkan pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan berbasis agribisnis dan UMKM.
Selain itu, dia berupaya meningkatkan layanan infrastruktur berkelanjutan dan tata kelola pemerintahan yang baik dan inovatif. RPJMD itu sudah disepakati bersama legislatif dalam sidang paripurna, Jumat (11/7).
”Dengan disetujuinya perda RPJMD, kami memiliki landasan hukum serta arah kebijakan yang jelas untuk lima tahun ke depan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan demi percepatan pembangunan daerah,” ujar bupati yang akrab disapa Haji Idi itu.
Mantan anggota DPR RI itu menyadari, tantangan pembangunan ke depan tidak mudah. Tapi, dia tetap optimistis, dengan sinergi, kolaborasi, dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat, RPJMD dapat direalisasikan sesuai target.
”Dengan dukungan dan sinergi semua elemen masyarakat, kami yakin bisa membawa Kabupaten Sampang menuju arah yang lebih maju, berbudaya, dan berdaya saing,” jelasnya.
Haji Idi juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sampang. Terutama kepada panitia khusus (pansus) RPJMD yang meluangkan waktu, tenaga, serta pikirannya. Yakni, untuk memberikan saran, pendapat, dan koreksi terhadap substansi raperda RPJMD.
”Semua masukan merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan dan komitmen untuk mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik demi kepentingan masyarakat,” tukasnya. (jun/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti