SAMPANG, RadarMadura.id – Ribuan alumni Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata memadati GOR Indoor Sampang Senin (30/6). Mereka mengikuti kegiatan Silaturahmi dan Haul Masyayikh Bata-Bata.
Bupati Sampang Slamet Junaidi, Wakil Bupati (Wabup) Ahmad Mahfudz, jajaran forkopimda menyaksikan langsung khidmatnya kegiatan tersebut. Pengasuh Ponpes Al Anwar 3 Rembang KH Abdul Ghofur Maimoen juga hadir sebagai pemateri dalam sarasehan kealumnian.
Gus Ghofur memaparkan tentang hubungan guru dan murid. Dia mengutip tentang cerita Nabi Musa dengan Nabi Khidir. Menurutnya, hubungan antara Nabi Musa dengan Nabi Khidir tidak hanya transfer ilmu, tapi juga mendapatkan bimbingan spiritual.
”Hubungan guru dan murid itu tidak hanya transfer ilmu, tapi lebih dari itu,” tuturnya.
Gus Ghofur menyampaikan, Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin juga menerangkan tentang hubungan guru dan murid. Imam Al Ghazali menyarankan agar hubungan guru dan murid tidak hanya soal transfer ilmu, tapi mencari jalan hidayah.
”Jika tidak ada gurunya, jalan untuk mendapatkan hidayah sering kali terjal karena pemasalahan hidup sangat banyak sekali,” ujarnya.
Gus Ghofur menceritakan tentang hubungan Nabi Muhammad dengan muridnya, Ubay bin Ka’ab. Nabi kemudian menunjuknya sebagai guru Al-Qur’an. Namun, Ubay bin Ka’ab merasa kebingungan ketika mendengar bacaan Al-Qur’an yang tidak sama dengan yang diajarkan Nabi Muhammad.
Lalu, Ubay bin Ka’ab bertanya kepada Nabi Muhammad bacaan Al-Qur’an yang paling benar. Nabi menjawab bahwa semua bacaan Al-Qur’an tersebut benar. Setelah itu, nabi meletakkan tangannya ke dada Ubay bin Ka’ab. Sejak itu, kegelisahan yang dirasakan Ubay bin Ka’ab hilang.
”Jadi, ilmu itu sering kali tidak cukup, sehingga perlu muatan spiritual. Makanya tugas guru itu juga berat,” paparnya.
Pengasuh Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata RKH Ach. Faisol Abdul Hamid mengapresiasi kegiatan Silaturahmi dan Haul Masyayikh Bata-Bata yang digagas DPD Ikaba Sampang tersebut. Dia bangga bukan hanya karena bisa menambah wawasan dan pengetahuan baru, tapi juga karena kegiatan dihadiri keluarga besar Bani RKH Ahmad Mahfudz.
”Saya sangat bangga dengan cara ini. Sebab, memberikan kita wawasan dan pengetahuan baru bahwa berkumpul lebih baik daripada terpisah,” ungkapnya.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua kalangan yang menyumbangkan tenaga, materi, dan nonmateri sehingga acara tersebut berjalan sukses.
”Bapak Bupati terima kasih sudah memberikan support dan berkenan hadir,” tuturnya.
Bupati Sampang Slamet Junaidi bersyukur bisa hadir dalam kegiatan tersebut. Dia juga mengajak alumni Bata-Bata untuk ikut membangun Kabupaten Sampang. Pihaknya akan terbuka menerima masukan, baik berupa program untuk kemajuan Kota Bahari.
”Saya mohon kepada pengasuh anggap kami bagian dari Bata-Bata. Alumni Bata-Bata ayo kita rajut dan bangun bersama Kabupaten Sampang yang kita cintai,” ajaknya. (bil/luq)
Editor : Hera Marylia Damayanti