SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang terus mengakselerasi arah pembangunan lima tahun ke depan. Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD 2025–2029, Pemkab mengumpulkan saran dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan untuk menyempurnakan rancangan pembangunan jangka menengah.
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam sambutannya menegaskan bahwa setiap program pembangunan harus mengacu pada visi Sampang Hebat Bermartabat Plus. Ia menyebut, RPJMD ini bukan sekadar dokumen formal, melainkan peta jalan pembangunan lima tahun yang berkesinambungan.
"Musrenbang ini bukan seremoni, tapi titik temu aspirasi. Kita ingin menyusun arah pembangunan yang betul-betul lahir dari kebutuhan masyarakat," tegas bupati yang akrab disapa Aba Idi.
Berbagai program yang akan dilaksanakan tiap tahun mempunyai fokus yang berbeda. Akan tetapi berkelanjutan untuk mewujudkan visi misi selama dua periode.
Baca Juga: BRI Perkuat SDM Daerah 3T, Salurkan Bantuan ke SMPN 6 Bayan Lombok Utara
"Jika program kami disetujui nantinya akan memaksimalkan penataan area GOR untuk dijadikan pusat kuliner di Sampang," terang politisi senior Nasdem itu.
Selain itu terdapat program strategis lainnya yang direncanakan akan dibangun selama periode kedua itu. Yaitu relokasi RSUD dr. Mohammad Zyn ke wilayah Torjun. Sedangkan bangunan bekas RSUD nantinya akan digunakan untuk pelayanan publik.
"Kami juga berencana untuk membangun Masjid Agung Sampang di lokasi kantor DPRD saat ini. Sedangkan kantor DPRD nantinya akan direlokasi ke jalan Halim Perdana Kusuma atau di depan rumah sakit yang baru," terangnya.
Baca Juga: Pembunuh Jimmy Minta Keringanan Hukuman
Diterangkan, Masjid Agung nantinya diharapkan tidak hanya menjadi tempat sholat, tapi menjadi pusat kajian keagamaan, kebudayaan dan ikon Kabupaten Sampang. Karena Sampang merupakan satu-satunya kabupaten dan kota di Jawa Timur yang belum memiliki Masjid Agung.
"Sehingga nantinya alun-alun Trunojoyo akan bergandengan dengan Masjid Agung," tambah Aba Idi.
Mantan anggota DPR RI itu juga meminta semua perangkatnya bisa menyesuaikan perencanaan programnya sesuai dengan apa yang menjadi visi misi yang kemudian diterjemahkan kedalam RPJMD selama lima tahun kedepan.
Kepala Bappelitbangda Sampang, Umi Hanik Laila, menjelaskan bahwa rancangan RPJMD juga akan memperkuat kinerja pembangunan manusia. Hingga tahun 2024, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sampang sudah mencapai 66,72 persen, dengan indeks kepuasan layanan infrastruktur menyentuh angka 7,05 sebuah capaian yang sangat baik.
Baca Juga: Bea Cukai Madura Diminta Bertindak Pasca Perintangan Pengungkapan Rokok Ilegal
"Kita ingin menyelaraskan antara rencana makro dengan program tahunan. Sinkronisasi inilah kunci akselerasi pembangunan Sampang," ujarnya.
Pemkab juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk menyusun program berdasarkan visi misi daerah yang juga sejalan dengan program Jawa Timur dan Nasional. Termasuk juga memastikan setiap langkah memiliki dampak langsung ke masyarakat.
Editor : Hendriyanto