Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Lestarikan Budaya, Pemkab Sampang Gelar Parade Daul Combo dan Dug-dug Hingga Dua Malam

Hendriyanto • Minggu, 6 April 2025 | 05:46 WIB

MERIAH: Bupati Sampang Slamet Junaidi (pegang bendera) melepas keberangkatan parade daul combo di depan Alun-alun Trunojoyo, Kota Sampang Sabtu (5/4) malam.
MERIAH: Bupati Sampang Slamet Junaidi (pegang bendera) melepas keberangkatan parade daul combo di depan Alun-alun Trunojoyo, Kota Sampang Sabtu (5/4) malam.

SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang kembali menggelar parade daul Combodug dalam rangka melestarikan budaya lokal Kota Bahari.

Acara yang berlangsung meriah pada Sabtu (5/4) malam itu diikuti 29 kelompok kesenian daul combo gelombang pertama. Sementara parade daul dug-dug yang akan diikuti 38 peserta dijadwalkan berlangsung Minggu (6/4) malam.

Pagelaran budaya tahunan ini dilepas langsung oleh Bupati Sampang Slamet Junaidi bersama Wakil Bupati Ahmad Mahfudz, didampingi Sekkab Sampang Yuliadi Setiyawan, serta jajaran Forkopimda. Titik pemberangkatan parade dimulai dari depan Alun-Alun Trunojoyo, Sampang.

Dalam sambutannya, Bupati Sampang Slamet Junaidi menyampaikan bahwa parade budaya ini merupakan agenda rutin tahunan Pemkab Sampang sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan budaya masyarakat Madura, khususnya Sampang.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat, baik peserta maupun penonton, sangat tinggi. Ini menunjukkan kecintaan yang besar terhadap budaya lokal," ungkap pria yang akrab disapa Aba Idi tersebut.

Baca Juga: Gaji Ke-13 Pegawai di Lingkungan Pemkab Sampang Akan Cair Pertengahan Tahun

Ia menegaskan, Pemkab Sampang berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program pelestarian budaya di masa mendatang. Parade budaya seperti ini akan tetap digelar rutin setiap tahun sebagai upaya menjaga identitas dan kearifan lokal.

Selain parade daul, Aba Idi juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelestarian budaya lainnya, seperti karapan sapi yang menjadi ikon budaya Madura. Ia mengingatkan bahwa pelestarian budaya lokal juga menjadi alasan utama dibangunnya patung karapan sapi di kawasan Alun-Alun Trunojoyo.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sampang juga sempat melantunkan sebuah pantun untuk memeriahkan suasana:

"Pergi ke pasar membeli ketupat,
Dimakan hangat rasanya lezat.
Musik combodug bergema kuat,
Rakyat Sampang mari merapat."

Baca Juga: Al-Qur’an Se Jimat Digunakan sebagai Sarana Ritual Sumpah Pocong

Acara parade daul ini sukses menghibur masyarakat dan diharapkan semakin memperkuat semangat melestarikan budaya warisan leluhur.

Parade Combodug tersebut berlangsung selama dua malam. Yaitu malam pertama daul combo pada Sebtu (5/4), sedangkan malam kedua daul dug-dug yang akan dilaksanakan pada Minggu (6/4). (jun/dry)

Editor : Hendriyanto
#daul dug dug #daul combodug #sampang #daul combo #festival #madura