SAMPANG, RadarMadura.id – Nasib nahas dialami Muh. Muddi, warga Jalan Kedung Sroko, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Dia tewas dalam kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Penyepen, Kecamatan Jrengik, Sampang, Minggu (2/3) malam.
Kapolres Sampang AKBP Hartono menyatakan, kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan. Yakni, Honda Vario dengan nomor polisi (nopol) L 3048 CAO dengan pikap yang belum diketahui pemiliknya karena melarikan diri setelah terjadi laka lantas,
Laka lantas itu terjadi saat pikap hitam diparkir di sisi utara karena mogok. Beberapa saat kemudian, Muh. Muddi yang mengemudikan Honda Vario melintas dari barat menuju timur. Lokasinya yang gelap membuat korban menabrak bagian belakang pikap hingga terpelanting.
”Pengendara motor menabrak pikap hitam dari belakang,” ujarnya.
Hartono mengungkapkan, saat pikap itu mogok, tidak ada penanda yang dipasang di tempat kejadian perkara (TKP). Akibatnya, pengendara menabrak pikap bagian belakang ”Pengemudi motor Vario meninggal dunia saat dirawat di Puskesmas Jrengik,” ujarnya.
Setelah kejadian itu, pikap yang mogok dan ditabrak dari belakang sempat dibantu didorong oleh warga. Namun, setelah pikap hitam itu menyala, pemilik kendaraan ternyata langsung tancap gas dan melarikan diri. ”Saat ini kami melakukan penyelidikan terhadap pemilik pikap itu,” tandasnya.
Humas Puskesmas Jrengik Norma menyatakan, korban laka lantas itu memang sempat dibawa ke lembaganya. Korban tiba sekitar pukul 19.30. Namun, kondisinya sudah meninggal. ”Kemungkinan korban meninggal saat dalam perjalanan menuju puskesmas,” ujarnya.
Korban mengalami banyak luka. Di beberapa bagian tubuhnya juga mengalami patah tulang. ”Korban sudah diantarkan ke rumah duka setelah dijemput oleh keluarga,” tandasnya. (bai/jup)
Editor : Ina Herdiyana