SAMPANG, RadarMadura.id – Dispendik Sampang sudah mendengar kabar usulan penghapusan SMPN 3 Ketapang.
Kepala Dispendik Sampang Mohammad Fadeli akan mengkajinya. Sebab, penghapusan lembaga pendidikan harus berdasarkan alasan yang jelas.
Dia mengutarakan, saat ini masih ada siswa yang bersekolah di SMPN 3 Ketapang. Pihaknya akan mengevaluasi kinerja sekolah.
Tujuannya, untuk mengetahui penyebab merosotnya jumlah siswa. ”Sekolah harus kreatif agar setiap tahun jumlah siswa tidak merosot,” ujarnya.
Fadeli mengungkapkan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan sekolah untuk menarik minat siswa.
Di antaranya, memberikan layanan maksimal dan bersosial kepada masyarakat agar anaknya disekolahkan di sana.
Sebab, pendirian sekolah diawali dengan analisis sasaran penduduk siswa usia sekolah.
”Selama masih ada murid tidak perlu dihapus. Kalau ada siswa yang mau belajar di sana, masak harus ditolak,” ungkapnya.
Kepala UPTD SMPN 3 Ketapang Gunawan menyampaikan, pihaknya akan menyampaikan fakta secara faktual berkaitan dengan keadaan sekolah.
Termasuk juga menjelaskan munculnya usulan agar sekolah dihapus dan diganti SMK negeri. Dirinya berharap Dispendik Sampang meninjau langsung kondisi sekolah.
”Saya pernah meminta agar beliau (Kadispendik Sampang) datang langsung ke sekolah. Tetapi, sampai sekarang belum datang,” tukasnya.
Usulan penghapusan SMPN 3 Ketapang disampaikan oleh Camat Ketapang Bambang Suharyadi dalam acara musrenbang Kecamatan Ketapang.
Usulan tersebut didasari karena siswa berkurang. Sekarang hanya ada 21 siswa dari kelas VII sampai kelas IX. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia