Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kecamatan Pangarengan Dorong Pemberdayaan Perikanan dan Garam Untuk Tingkatkan Ekonomi

Hendriyanto • Rabu, 5 Februari 2025 | 04:13 WIB

SAMBUTAN: Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto saat membuka acara Musrembang di Kecamatan Pangarengan, Selasa (4/2).
SAMBUTAN: Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto saat membuka acara Musrembang di Kecamatan Pangarengan, Selasa (4/2).

SAMPANG, RadarMadura.id – Kecamatan Pangarengan mengusulkan penguatan sektor perikanan dan garam dalam Musrenbang 2026. Acara yang digelar di pendopo kecamatan pada Selasa (4/2) ini melibatkan Forkopimcam, organisasi masyarakat, legislatif, dan pemerintah kabupaten.

Camat Pangarengan, Nur Holis, menegaskan bahwa wilayahnya memiliki potensi besar dalam produksi garam dan perikanan. Produksi garam yang melimpah serta tambak udang dan bandeng dinilai dapat menjadi sektor unggulan daerah.

Namun, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat belum mengalami peningkatan signifikan. Banyak kendala yang dihadapi, terutama dalam peningkatan kualitas produk dan akses pasar garam lokal.

Nur Holis mengungkapkan bahwa petani garam masih kesulitan mendapatkan dukungan teknologi pengolahan. Selain itu, pemasaran yang terbatas membuat produk mereka sulit bersaing di pasar yang lebih luas.

Sektor perikanan juga menjadi perhatian utama karena hasil tambak udang dan bandeng belum memberikan nilai tambah optimal bagi masyarakat. Menurutnya, perlu sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan pelaku usaha lokal.

Baca Juga: Kecamatan Sampang Fokus pada Peningkatan Produktivitas SDM untuk Pembangunan Berkelanjutan

"Kami berharap nelayan dan petani garam tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan, tetapi juga mengembangkan usaha berbasis pengolahan," kata Nur Holis.

Ia juga mengusulkan agar dinas terkait memperkuat pendampingan bagi petani garam dan petambak. Pelatihan teknologi dan bantuan pemasaran dinilai dapat meningkatkan daya saing produk mereka.

Pj Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto, menyatakan bahwa Musrenbang ini bertujuan untuk menyusun program prioritas yang bermanfaat bagi masyarakat. Pembangunan 2026 difokuskan pada peningkatan SDM, pengentasan kemiskinan, dan ketahanan pangan.

"Peningkatan produktivitas SDM menjadi kunci percepatan pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan," tegasnya.

Ia berharap forum Musrenbang dapat menghasilkan usulan yang realistis dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Program yang disusun harus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.

Baca Juga: Sekda Sampang Minta Kembangkan Potensi Wilayah saat Musrembang di Camplong

Selain itu, sektor pertanian dan perikanan di Pangarengan diharapkan bisa lebih maju dengan dukungan teknologi modern. Infrastruktur penunjang seperti irigasi dan jalan akses ke sentra produksi juga menjadi perhatian pemerintah.

Pemkab Sampang juga menargetkan peningkatan akses pasar bagi hasil pertanian, perikanan, dan garam. Hal ini dilakukan agar produk lokal dapat bersaing di pasar regional maupun nasional.

Peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan pendampingan juga menjadi prioritas. Dengan SDM yang lebih kompeten, masyarakat bisa lebih mandiri dalam mengembangkan usaha.

Program pemberdayaan diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Pangarengan. Dengan demikian, tingkat kemiskinan di daerah tersebut dapat ditekan secara signifikan.

Baca Juga: Pemkab Bangkalan Belum Miliki Lumbung Pangan, Penyerapan Gabah Petani Tidak Merata

Rudi Arifiyanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi semua pihak sangat penting dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

"Harapan kami, semua usulan yang disampaikan bisa diwujudkan menjadi program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat Pangarengan," pungkasnya. (jun/dry)

Editor : Hendriyanto
#tambak #garam #sampang #rkpd #pj bupati sampang #musrembang