SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten Sampang menegaskan bahwa peningkatan produktivitas sumber daya manusia (SDM) akan menjadi fokus utama dalam rencana pembangunan tahun 2026. Hal ini selaras dengan upaya percepatan pembangunan daerah di berbagai sektor, yang salah satunya dimotori oleh Pemerintah Kecamatan Sampang.
Tema yang diangkat dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sampang tahun ini adalah “Peningkatan Produktivitas SDM serta Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan untuk Percepatan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan.”
Plh Camat Sampang, Tri Jayadi, menyampaikan bahwa peningkatan produktivitas SDM menjadi faktor penting dalam pertumbuhan sektor lainnya, termasuk ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan.
“Kami mulai menyerukan penguatan ketahanan pangan dengan memanfaatkan pekarangan untuk bercocok tanam. Wilayah Kecamatan Sampang memiliki potensi pertanian yang cukup luas dengan ketersediaan lahan tanam yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai tanaman seperti padi, jagung, dan tembakau sesuai musim,” ujarnya.
Baca Juga: Sekda Sampang Minta Kembangkan Potensi Wilayah saat Musrembang di Camplong
Tri Jayadi menekankan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyusun program pembangunan yang melibatkan berbagai elemen, seperti pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemerintah kabupaten. Program yang dirancang mencakup berbagai sektor, termasuk kesehatan, pertanian, dan pendidikan.
Pj Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto, menegaskan bahwa peningkatan SDM adalah kunci utama dalam percepatan pembangunan daerah.
“Tujuan utama penyusunan program ini adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, setiap rencana yang disusun harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga Sampang,” jelasnya.
Dengan adanya fokus pada peningkatan SDM dan ketahanan pangan, Kecamatan Sampang berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. (jun/dry)
Editor : Hendriyanto