SAMPANG, RadarMadura.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang kembali mengajukan bantuan keuangan khusus (BKK) badan usaha milik desa (BUMDes).
Jumlahnya sama dengan yang diajukan tahun ini, yakni empat BUMDes.
Kabid PKM DPMD Sampang Abd. Hadi Purnomo mengatakan, tahun ini hanya empat BUMDes yang mendapatkan BKK.
Tahun depan, pihaknya kembali mengajukan BKK BUMDes kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
”Tahun depan kami usulkan empat BUMDes agar mendapatkan BKK,” ujarnya kepada JPRM.
Dia mengungkapkan, BUMDes yang diajukan mendapatkan BKK tersebar di tiga kecamatan.
Yakni, BUMDes Gunung Maddah, Kecamatan Sampang; BUMDes Banjar Billah dan Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan; serta BUMDes Madulang, Kecamatan Omben.
”Hanya empat BUMDes ini yang kami usulkan agar mendapatkan BKK di 2025,” ungkapnya.
Hadi menjelaskan, anggaran BKK BUMDes yang diberikan pada penerima biasanya sebesar Rp 100 juta.
Pemanfaatannya bergantung pada pengajuan proposal dari BUMDes.
Misalnya untuk pengembangan wisata, perdagangan, dan yang lainnya sesuai dengan ketentuan.
Baca Juga: Ditinggal Tamsul, Direksi PT GSM Kosong
Dia berharap, BUMDes yang sudah mendapatkan BKK bisa memberikan manfaat yang besar pada masyarakat.
Sebab, suntikan dana yang diberikan pada BUMDes bertujuan untuk memberdayakan masyarakat.
”BUMDes mesti mengalokasikan dana itu agar sesuai dengan juknis yang telah ditentukan pemerintah,” tandasnya. (bai/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti