Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Warga Mandangin Belum Terima Bantuan Air Bersih

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 31 Oktober 2024 | 18:00 WIB
BUTUH AIR BERSIH: Warga berada di dermaga Desa/Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Senin (2/9). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
BUTUH AIR BERSIH: Warga berada di dermaga Desa/Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Senin (2/9). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten Sampang telah memetakan wilayah kekeringan yang menjadi sasaran bantuan air bersih.

Ada 81 desa yang masuk katgeori kering kritis serta 18 desa masuk kategori kering langka dan kering terbatas.

Dengan demikian, total sasaran bantuan air bersih sebanyak 99 desa.

Namun, penanganan bencana kekeringan di wilayah belum merata.

Pasalnya, tidak semua wilayah terdampak kekeringan didistribusikan bantuan air bersih.

Yakni, masyarakat di Pulau/Desa Mandangin, Kecamatan Sampang.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Candra Romadhani Amin menyampaikan, bantuan air bersih untuk wilayah terdampak kekeringan sudah didistribusikan.

Kecuali untuk bantuan wilayah kepulauan, yakni Desa Mandangin, Kecamatan Sampang.

Candra menuturkan, kendala rute transportasi yang menjadi penyebab pengiriman air bersih tak merata.

Dia mengungkapkan, armada tangki pengangkut air tidak bisa mengirim langsung ke kepulauan. Jadi harus menggunakan perahu.

Pihaknya masih mencari opsi untuk mengangkut air ke Pulau Mandangin. Antara lain menggunakan tandon atau melalui jeriken air.

”Proses pengiriman air ke pulau tidak mudah. Kalau pakai tandon nanti seperti sulit mengangkat dari perahu ke dermaga. Sementara kalau pakai jeriken, nanti jeriken harus dikembalikan,” jelasnya.

Warga Pulau/Desa Mandangin Moh. Jalil mengaku kesulitan mendapatkan air bersih.

Sebab, desanya termasuk wilayah kering kritis. Masyarakat memanfaatkan air hujan yang ditampung untuk digunakan sehari-hari.

Pihaknya berharap, pemerintah dapat segera menyalurkan bantuan air bersih ke Pulau Mandangin.

Sebab, masyarakat sudah lama menuggu distribusi bantuan air bersih tersebut.

”Air yang digunakan masyarakat di sini dari menampung air hujan. Sementara, hujan sudah lama tidak turun. Kami butuh bantuan pemerintah,” harapnya. (jun/bil)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Mandangin #Rute transportasi #kering langka #bantuan #kabupaten sampang #kekeringan #kering kritis #air bersih #bpbd