SAMPANG, RadarMadura.id – Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) rekrutmen CPNS Kabupaten Sampang digelar di sejumlah daerah.
SKD yang sudah selesai berlokasi di Pamekasan Selasa-Rabu (22-23/10). Sayangnya, 72 peserta dinyatakan gugur karena tidak hadir.
Pada hari pertama, terdapat 1.066 peserta yang mengikuti SKD dan 23 di antaranya absen.
Hari kedua, terdapat 49 peserta CPNS tidak hadir. Total terdapat 72 peserta yang dinyatakan gugur karena tidak hadir SKD.
Kabid Informasi dan Pembinaan Aparatur BKPSDM Sampang Hendro Sugiharto menyampaikan, pelaksanaan SKD CPNS di Kabupaten Pemekasan sudah selesai. Pelaksanaan ujian berjalan dengan lancar.
Menurutnya, tidak semua peserta SKD hadir. Pihaknya mencatat, peserta yang tidak hadir pada hari kedua justru lebih banyak dibanding hari pertama.
Dia menegaskan, peserta yang tidak hadir SKD dinyatakan gugur.
”Kalau untuk SKD yang lokasinya di Pamekasan sudah selesai semua. Bagi yang tidak hadir otomatis gugur,” ujarnya.
Hendro mengungkapkan, pelaksanaan SKD CPNS Kabupaten Sampang tidak hanya digelar di satu lokasi.
Yakni, tersebar di sejumlah daerah sesuai dengan lokasi yang dipilih peserta. Terbanyak memilih lokasi di Kabupaten Pamekasan dan di Kota Surabaya.
”Kalau untuk pelaksanaan SKD yang berlokasi di Surabaya belum digelar. Jadwalnya Selasa (5/11) nanti,” ungkapnya.
Anggota Komisi I DPRD Sampang Rahmat Hidayat meminta pemerintah harus memastikan ribuan peserta CPNS mendapat pelayanan yang sama.
Juga, memberikan penilaian yang objektif kepada setiap peserta.
Menurut dia, peserta yang tidak mengikuti ujian sudah mengetahui konsekuensinya.
Dengan begitu, mereka yang tidak datang harus rela kehilangan kesempatan menjadi abdi negara.
”Peserta yang tidak hadir mungkin sudah mengetahui konsekuensinya. Mereka pasti punya alasan masing-masing,” jelasnya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti