KOTA, RadarMadura.id – Gerakan peduli lingkungan terus digalakkan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sampang.
Di antaranya, melalui kegiatan penghijauan dengan menanam 10 ribu bibit pohon di lingkungan kampus Politeknik Negeri Madura (Poltera) kemarin (16/10).
Ketua FPRB Sampang Moh. Hasan Jailani menyampaikan, kegiatan ini dilatarbelakangi rasa kepedulian terhadap kondisi ekosistem dan lingkungan hidup di Kota Bahari. Juga, mitigasi perubahan iklim Pulau Garam dan mencegah bencana alam.
Pihaknya memang sengaja melibatkan banyak pihak untuk bersatu padu dan berkomitmen untuk menjaga alam. Seperti komunitas pencinta lingkungan, perbankan, kampus, termasuk Jawa Pos Radar Madura.
Pria yang akrab disapa Mamak itu mengungkapkan alasan menggelar kegiatan sosial di lingkungan kampus. Di antaranya, untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa yang notabene adalah generasi Z.
Menurutnya, mereka perlu diberikan edukasi karena keberpihakan generasi Z terhadap kelestarian lingkungan sangat besar.
”Kami juga mengajak semua pihak untuk menandatangani pernyataan komitmen bersama untuk melaksanakan penanaman pohon dan pelestarian bibit pohon,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, ada tiga poin pernyataan yang dituangkan dalam komitmen bersama tersebut.
Pertama, komitmen bersama untuk menjaga, melestarikan ekosistem, dan lingkungan hidup di Kabupaten Sampang. Kedua, bersama melakukan pemulihan dan atau reboisasi lingkungan hidup.
Ketiga, melakukan pendampingan pemberdayaan masyarakat setempat dalam memanfaatkan kawasan ekosistem lingkungan hidup. Baik pemanfaatkan ekonomi maupun pemanfaatan jasa lingkungan.
”Penanaman bibit pohon ini dilakukan dengan cara berjejaring dengan komunitas-komunitas yang akan dilaksanakan bertahap,” tukasnya. (jun/bil)
Editor : Achmad Andrian F