SAMPANG, RadarMadura.id – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Trunojoyo Sampang belum bisa mengatasi keluhan pelanggan.
Yakni, berkaitan kondisi air yang keruh, bau, dan asin.
Pelanggan yang terdampak berharap BUMD Sampang tersebut bisa meringankan beban tagihan selama kualitas air belum jernih atau bersih.
Hal ini diungkapkan warga Kelurahan Polagan Darus Salam.
Dia dan pelanggan yang terdampak merasa dirugikan karena kondisi air yang keruh, bau, dan asin. Kondisi itu berlangsung selama berbulan-bulan.
Darus mengutarakan, dirinya rutin membayar tagihan perusahaan pelat merah itu.
Dalam sebulan, biasanya biaya tagihannya sebesar Rp 125 ribu.
Dia mengaku sudah mengusulkan agar Perumdam Trunojoyo mengurangi atau menggratiskan tagihan.
”Tapi, saya mengapresiasi upaya Perumdam Trunojoyo karena sudah menyiapkan bantuan air bersih. Di antaranya, menyediakan tandon baru yang nantinya bisa diakses oleh pelanggan terdampak,” tuturnya.
Plt Direktur Perumdam Trunojoyo Sampang M. Zuhri menyampaikan, pihaknya tengah berupaya mengatasi keluhan pelanggan.
Di antaranya, mendatangkan petugas PDAM Surabaya untuk memantau lokasi sumber mata air yang mengalami masalah.
Baca Juga: Liburan Seru Keluarga di Jepara Ourland Park, Wisata Baru yang Layak Dikunjungi di Jawa Tengah
”Kami juga meminta masukan untuk mengatasi masalah tersebut,” ujarnya.
Disinggung terkait pengurangan tagihan pelanggan terdampak, Zuhri belum bisa memastikan.
Untuk mengatasi keluhan tersebut, pihaknya menyiapkan sejumlah tandon berisi air bersih yang bisa digunakan pelanggan terdampak.
”Kalau langsung menggratiskan tagihan, kami belum bisa. Tapi, nanti pelanggan bisa menggunakan air dari tandon yang sudah disiapkan,” tukasnya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti