SAMPANG, RadarMadura.id – Pengujian kualitas air milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Trunojoyo Sampang tidak singkat.
Hasil pengujian terhadap kondisi air yang keruh, bau, dan asin itu membutuhkan waktu 14 hari. Dengan demikian, pelanggan yang terdampak aliran itu masih harus lebih bersabar.
Kabid Hubungan Langganan Perumdam Trunojoyo Sampang Mohammad Makruf menerangkan, pihaknya sudah mengirim sampel ke PDAM Surabaya untuk dilakukan uji kualitas.
Sekaligus berkoordinasi untuk meminta bantuan tenaga ahli yang bisa menyelesaikan masalah ini.
Tanggapan dari PDAM Surabaya cukup baik karena dalam minggu ini ada petugas yang akan diturunkan ke Sampang.
Mereka akan mengecek langsung kondisi sumber sekaligus mencari solusi dari permasalahan itu. Pada saat bersamaan menunggu hasil pengujian kualitas air dari Sampang.
Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan untuk memberikan bantuan air bersih kepada pelanggan terdampak.
Sebelum memulai pendistribusian bantuan air, pihaknya akan berkoordinasi dengan para pelanggan agar menyiapkan tandon sementara.
”Biasanya, hasil uji itu membutuhkan waktu selama 14 hari. Tetapi, sambil menunggu hasil pengujian sampel, nanti petugas dari PDAM Surabaya akan turun ke Sampang,” terangnya.
Anggota DPRD Sampang Iwan Effendi mendorong Perumdam Trunojoyo serius menangani masalah ini.
Selain itu, menyiapkan langkah alternatif selama belum ada solusi terhadap pelanggan yang terdampak. Apalagi, tagihan kepada pelanggan tetap berjalan seperti biasa.
Baca Juga: Upaya Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pilkada, KPU Sampang Gelar Berbagai Lomba
Menurut dia, Perumdam Trunojoyo merupakan salah satu BUMD Sampang yang harus memberikan pelayanan maksimal.
Selain itu juga berkewajiban untuk menyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Dengan demikian, masalah adanya air yang tidak bagus itu harus segera diatasi.
”Selama masalah belum teratasi, Perumdam Trunojoyo harus bisa membantu pelanggan yang terdampak untuk menyediakan air bersih,” pintanya. (jun/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia