SAMPANG, RadarMadura.id – Pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos seleksi administrasi di lingkungan Pemkab Sampang sebanyak 2.782 orang.
Mereka berhak melaju ke tahap selanjutnya, yakni seleksi kompetensi dasar (SKD).
Seleksi itu akan dilaksanakan melalui sistem computer assisted test (CAT).
Namun, pemerintah belum melakukan pemetaan atau mapping pelaksanaan SKD.
Pelaksanaan seleksi tahap kedua itu diestimasikan akan digelar pertengahan Oktober hingga awal November.
Namun, pemerintah belum melakukan pemetaan pelaksanaan SKD.
Namun yang pasti, Kabupaten Sampang masuk sebagai lokasi pelaksanaan SKD yang ditentukan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kabid Informasi dan Pembinaan Aparatur BKPSDM Sampang Hendro Sugiharto mengatakan, peserta yang telah dinyatakan lolos nanti dapat mencetak kartu peserta untuk mengikuti SKD.
Namun, pemerintah belum membagi pemetaan untuk pelaksanaan tes.
Peserta dapat mengikuti seleksi sesuai lokasi yang dipilih saat mendaftar.
Penentuan lokasi SKD sudah ditentukan oleh pemerintah pusat.
Peserta dari wilayah Madura dapat memilih beberapa lokasi CAT, seperti di Pamekasan dan Kota Surabaya.
Pelaksanaan CAT tidak akan dilakukan bersamaan sekaligus. Pemerintah akan membagi sesi dan jadwalnya masing-masing.
Mengingat, yang akan melaksanakan tes bukan hanya peserta untuk rekrutmen CPNS di Kabupaten Sampang.
”Kami masih menunggu koordinasi dari BKN karena mapping atau pembagian sesi SKD belum turun. Tetapi, kalau peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi sudah tidak akan berubah lagi,” jelasnya.
Anggota DPRD Sampang Rahmat Hidayat menyampaikan, setiap informasi tahapan harus tersampaikan kepada masyarakat.
Khususnya pelamar yang mendaftar untuk menjadi PNS. Sebab, dalam prosesnya kerap terjadi penyesuaian jadwal yang dilakukan pemerintah.
”Apalagi, proses tahapan seleksi yang harus diikuti oleh peserta masih banyak,” ujarnya.
Pihaknya juga berharap para peserta proaktif mengikuti perkembangan informasi tahapan tes.
Salah satunya dengan aktif memantau informasi melalui akun masing-masing.
Dia meminta peserta agar tidak sungkan berkonsultasi kepada pemerintah dalam setiap hal yang berkaitan dengan proses tahapan.
”Semua informasi yang berkaitan dengan tahapan harus bisa diketahui oleh peserta. Terutama berkaitan dengan jadwal pelaksanaan yang kerap ada penyesuaian,” tuturnya.
Sekadar diketahui, pada rekrutmen CPNS 2024, Pemkab Sampang membuka pendaftaran untuk 140 formasi.
Meliputi, 90 formasi tenaga kesehatan dan 50 formasi tenaga teknis. Ada sebanyak 2.782 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi. (jun/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti