SAMPANG, RadarMadura.id – Menjalankan bisnis tidak semudah angan-angan. Pelakunya harus siap dengan risiko dan tantangan yang akan dihadapi.
Di antaranya harus bisa konsisten dan senantiasa memiliki inovasi baru.
Hal ini seperti yang dijalani Ahmad Kholif Syarif. Owner AA Studio itu merintis usaha studio foto sejak 2017.
Dia bertahan sampai sekarang berkat konsistensinya. Tidak mudah putus asa dan selalu menyiapkan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada konsumen.
Pria yang akrab disapa Ari itu aktif menjadi fotografer sejak 2010.
Berkat konsistensinya, dia berhasil memiliki studio sendiri tujuh tahun kemudian.
Lokasi studio berada di Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, yang buka setiap hari kecuali Jumat.
AA Studio membuka beberapa layanan. Seperti pas foto, foto keluarga, foto prewedding, photo box, dan lainnya.
Tarifnya bervariasi, mulai dari Rp 35 ribu sampai Rp 1 juta. ”Kami promosikan produk kami juga melalui media sosial,” jelasnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya selaku pelaku usaha jasa foto.
Apalagi, masyarakat mudah memiliki kamera yang menyatu dengan smartphone.
Baca Juga: Atlet Renang Bangkalan Moch. Akbar Taufik Raih Tujuh Medali PON pada Pengalaman Pertama
Meski begitu, dia yakin produk yang dihasilkan tidak akan kalah dengan hasil kamera handphone.
Mengingat, lanjut dia, pengambilan gambar di dalam studio masih dibantu oleh lighting yang belum disaingi oleh kamera handphone.
”Ini memang menjadi tantangan bagi pelaku usaha yang bergerak dalam bidang jasa dokumentasi. Makanya, harus ada inovasi. Itu yang terus kami lakukan,” terangnya. (jun/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti