KOTA, RadarMadura.id – Sebelas partai politik yang memiliki kursi DPRD Sampang mulai mengutak-atik formasi fraksi. Partai Nasdem dipastikan membentuk fraksi sendiri.
Namun, partai besutan Surya Paloh ini tetap membuka peluang partai lain berada satu dalam satu atap.
Peluang itu dilirik kader Partai Gerindra yang berada di legislatif. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut berniat bergabung dengan fraksi Partai Nasdem.
Apalagi, perolehan kursi partai berlambang kepala garuda itu tidak cukup syarat untuk membentuk fraksi sendiri.
Bendahara DPC Partai Gerindra Sampang Alan Kaisan menyampaikan, partainya setuju untuk bergabung dengan fraksi Partai Nasdem.
Itu berdasarkan hasil rapat internal partai. Pihaknya juga sudah koordinasi dengan partai terkait dan saling menerima.
Alasannya, lanjut Alan, karena partainya tidak bisa membentuk fraksi sendiri. Sebab, Partai Gerindra hanya memiliki tiga kursi di parlemen.
Alasan lain, Partai Gerindra dengan Partai Nasdem berada satu koalisi pada Pilkada Sampang 2024 mengusung Slamet Junaidi dan Ahmad Mahfudz.
”Kekompakan dalam pilkada itu juga diperkuat di parlemen untuk menjadi fraksi gabungan,” papar Alan.
Ketua DPD Partai Nasdem Sampang Surya Noviantoro tidak menampik jika ada komunikasi dengan Partai Gerindra.
Berkaitan rencana untuk membentuk fraksi gabungan di DPRD Sampang. Meski secara perolehan kursi, partainya cukup syarat untuk membentuk fraksi sendiri.
Dia mengamini pembentukan gabungan fraksi Nasdem dan Gerindra. Apalagi, berada dalam satu koalisi dalam pilkada tahun ini.
Diharapakan, satu periode ke depan fraksi gabungan ini lebih mewarnai percepatan pembangunan Sampang.
Novi mengaku sejauh ini belum ada nama dan formasi yang disepakati dalam gabungan fraksi tersebut. Pihaknya perlu membahas bersama untuk menentukan nama dan susunan formasi.
”Selama ada kesamaan visi misi untuk Kabupaten Sampang yang lebih maju, kami rasa tidak masalah meski bergabung dengan partai lain,” tukasnya. (jun/bil)
Editor : Achmad Andrian F