SAMPANG, RadarMadura.id – Jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang belum definitif.
Pemkab Sampang hanya menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan jabatan pasca ditinggal Agus Akhmadi.
Sementara, proses seleksi jabatan direktur rumah sakit pelat merah tersebut masih buram.
Kepala BKPSDM Sampang Arif Lukman Hidayat belum bisa memastikan kapan seleksi direktur RSUD dr Mohammad Zyn Sampang akan digelar.
Dia menyebut, belum ada rencana karena alokasi anggaran tidak tersedia.
Tidak hanya jabatan direktur RSMZ, kekosongan sejumlah jabatan di lingkungan Pemkab Sampang juga belum teratasi semua.
Pria yang akrab disapa Yoyok itu menyampaikan, pihaknya belum menyiapkan anggaran untuk melakukan seleksi terbuka.
Menurutnya, proses seleksi tidak memungkinkan untuk dilakukan tahun ini. Tapi, pihaknya masih menunggu petunjuk dari pejabat pembina kepegawaian yakni Pj bupati.
”Posisi direktur RSMZ masih diisi Plt. Sementara belum direncanakan untuk pengisian pejabat definitif,” terangnya.
Menurutnya, selain rumah sakit, sejumlah jabatan lain juga ada yang kosong. Di antaranya jabatan staf ahli bupati, termasuk kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Agar pelayanan tetap berjalan, kekosongan tersebut sementara diisi Plt.
Baca Juga: Lorensia Resto & Cafe Digerebek, Satpol PP Kaji Dugaan Pelanggaran
Ketua DPRD Sampang Fadol meyakini eksekutif memiliki alasan tersendiri belum mengisi pejabat definitif.
Tetapi, tidak kalah penting, pemerintah harus memastikan layanan kesehatan kepada masyarakat di rumah sakit tetap berjalan maksimal.
”Mungkin karena kondisi tertentu, pengisian pejabat definitif belum bisa dilakukan. Tetapi, pelayanan rumah sakit harus dipastikan tetap maksimal,” terangnya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti