SAMPANG, RadarMadura.id – Empat kios Pasar Margalela akan dikelola langsung oleh pemerintah.
Sebab, pemerintah akan memfasilitasi kegiatan promosi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) binaannya.
Kepala Diskopindag Sampang Chairijah mengatakan, ada lima kios di Pasar Margalela yang peruntukannya telah ditentukan.
Satu di antaranya digunakan untuk memasarkan produk hasil kegiatan ekonomi kreatif siswa SMA dan SMK.
”Hal itu dilakukan karena ada kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Sampang,” katanya.
Menurutnya, empat kios sisanya akan dikelola pemerintah. Perinciannya, dua kios digunakan untuk memasarkan produk makanan dan minuman, sedangakan sisanya untuk produk kerajinan.
”Empat IKM tersebut binaan kami. Semoga usaha mereka bisa berkembang dan produksinya meningkat,” harapnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Provinsi Jatim Wilayah Sampang Mas’udi Hadiwijaya menyampaikan, pihaknya memang berkesempatan mengelola satu kios di Pasar Margalela.
Itu setelah pihaknya mengajukan permohonan kepada pemerintah daerah.
”Kios tersebut nanti akan kami gunakan untuk membantu memasarkan produk karya
pelajar SMA, SMK, dan SLB,” ungkapnya.
Baca Juga: Target Penerimaan Pajak di Pamekasan Minus Rp 38,5 Miliar
Dijelaskan, karena diberi kesempatan menempati kios di Pasar Margalela, dia berharap para pelajar bisa belajar langsung memasarkan produknya di pasar.
”Kios itu akan menjadi sarana promosi produk ekonomi kreatif pelajar,” terangnya. (jun/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti