Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Sampang Andalkan APBN, Terkait Dana Pemeliharaan dan Pengadaan Sarpras Olahraga

Hera Marylia Damayanti • Senin, 24 Juni 2024 | 18:35 WIB
BERLATIH: Beberapa atlet Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sampang sedang berlatih di GOR Bulu Tangkis Sampang, Jumat (21/6). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
BERLATIH: Beberapa atlet Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sampang sedang berlatih di GOR Bulu Tangkis Sampang, Jumat (21/6). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Dana pemeliharaan sarana dan prasarana (sarpras) olahraga yang melekat pada Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang minim.

Karena itu, pemkab mengandalkan dana bantuan dari pemerintah pusat.

Kabid Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Sampang Isma Ulfah mengatakan, institusinya ingin melengkapi sarpras olahraga.

”Selama ini, sarpras yang dimiliki cabang olahraga (cabor) belum memadai,” katanya.

Menurutnya, dalam pengadaan sarpras olahraga, institusinya hanya bisa mengandalkan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Sebab, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sampang terbatas.

”Kami terus berusaha untuk mencarikan dana pemeliharaan maupun penambahan sarpras olahraga. Bapak Pj Bupati Sampang juga mengusulkan anggaran pembangunan stadion sepak bola Sampang. Dana yang dibutuhkan Rp 8 miliar,” tuturnya.

Dijelaskan, ada beberapa sarpras yang membutuhkan dana pemeliharaan. Misalnya, lapangan tenis, gedung olahraga (GOR) bulu tangkis, dan beberapa sarpras olahraga lainnya.

”Kami juga mengajukan anggaran pemeliharaan atap, sarana pelengkap lainnya pada HCML (Husky-CNOOC Madura Limited),” ulasnya.

Dia mengajukan dana bantuan pemeliharaan pada HCML. Sebab, tidak mendapatkan anggaran pemeliharaan sama sekali dari APBD.

Seharusnya, setiap tahun institusinya mendapatkan dana pemeliharaan sarpras sebesar Rp 300 juta.

”Dana itu biasanya kami gunakan untuk biaya pemeliharaan GOR Tenis, GOR Badminton, sarpras panjat tebing bersama dengan honor petugas kebersihannya,” ungkapnya.

Anggota Komisi IV DPRD Sampang Dedi Dores mengatakan, langkah yang dilakukan dinas terkait sudah tepat.

Sebab, telah mengajukan dana bantuan pada HCML dan pemerintah pusat. Hal itu wajar karena anggaran yang dimiliki daerah terbatas. ”Semua dinas mesti kreatif dan inovatif,” ingatnya.

Dia berharap, ke depan berbagai sarpras olahraga di Sampang terus bertambah agar semakin lengkap.

”Sebab, sarpras yang representatif juga menjadi penunjang untuk melahirkan insan olahraga yang berprestasi,” pungkasnya. (bai/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#sarpras #gor #Pemeliharaan #disporabudpar #dana #apbn #olahraga