SAMPANG, RadarMadura.id – Kekosongan sejumlah jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama nampaknya akan berlangsung lama.
Pasalnya, tahun ini pemerintah tidak mengagendakan seleksi terbuka. Rencana lelang jabatan setingkat kepala OPD ini diagendakan tahun depan.
Kepala BKPSDM Sampang Arief Lukman Hidayat menyampaikan, kursi JPT pratama masih ada yang kosong.
Sedikitnya ada tiga posisi jabatan yang kosong dan diisi pelaksana tugas (Plt).
Yakni, staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM, staf ahli bidang ekonomi keuangan, serta Kepala Dinas Perhubungan Sampang.
Pengisian kursi JPT pratama perlu dilakukan melalui seleksi terbuka. Namun, tahun ini pemerintah tidak mengagendakan seleksi. Alasannya, anggaran daerah terbatas.
”Sudah ada beberapa posisi yang terisi dari hasil seleksi terbuka JPT pratama tahun lalu. Sementara untuk tahun ini tidak ada dan akan disiapkan lagi tahun depan,” tuturnya.
Diterangkan, mekanisme pengisian pejabat setingkat JPT pratama harus mendapatkan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Pihaknya merencanakan seleksi JPT pratama tahun depan. Sekaligus, menunggu jabatan lain apabila ada pejabat yang pensiun tahun ini sehingga bisa diajukan secara kolektif
”Kalau jabatan yang kosong bertambah, akan kami ajukan untuk melaksanakan seleksi JPT pratama tahun depan,” terangnya.
Anggota Komisi I DPRD Sampang Dedi Dores menyampaikan, pemerintah harus segera melengkapi kekosongan jabatan yang belum terisi demi memastikan pelayanan kepada masyarakat agar terus ditingkatkan.
Sebab, kewenangam antara pejabat definitif dengan Plt tidak sama.
Dirinya berharap, pemerintah tidak membiarkan kekosongan pejabat terlalu lama. Sebab, mereka memiliki tanggung jawab lain dari jabatan definitif yang dijabat.
”Kalau memang bisa disegerakan, jangan dibiarkan terlalu lama agar pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal,” pintanya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti