Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Wacanakan Pemadaman Bergilir, Upaya Dishub Sampang Menghemat Tagihan Listrik PJU

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 7 Februari 2024 | 22:48 WIB
LANCAR: Pengendara melintas di sekitar lampu PJU yang berada di Jalan Jamaluddin, Kota Sampang, Rabu (31/1). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
LANCAR: Pengendara melintas di sekitar lampu PJU yang berada di Jalan Jamaluddin, Kota Sampang, Rabu (31/1). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Besarnya biaya tagihan listrik lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Sampang menjadi beban APBD.

Dalam sebulan, tagihan listrik bisa mencapai Rp 600 juta. Karena itu, Dishub Sampang mewacanakan pemadaman PJU bergilir untuk menghemat tagihan listrik.

Kabid Hubungan Darat Dinas Perhubungan Sampang Hery Budiyanto mengutarakan, tahun lalu anggaran yang disediakan pemerintah untuk biaya listrik PJU mencapai Rp 6,4 miliar.

Anggaran yang disediakan ternyata tidak cukup untuk membayar tagihan biaya listrik PJU. Dia menyebut, tagihan listrik tahun lalu cukup tinggi.

”Kita dituntut untuk menghemat. Salah satunya dengan mengurangi waktu nyala lampu, biasanya nyala selama 12 jam menjadi 11 jam,” tuturnya.

Hery mengungkapkan, tahun ini anggaran yang disediakan pemerintah untuk tagihan PJU justru turun dibandingkan 2023.

Pemerintah hanya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3.792.485.713 untuk membayar tagihan listrik PJU dalam setahun. Menurutnya, anggaran tersebut dipastikan tidak cukup.

Tetapi, lanjut dia, pemerintah biasanya menambah porsi anggaran pada perubahan anggaran keuangan (PAK).

Meski begitu, pihaknya tetap berupaya untuk menghemat biaya tagihan. Salah satu opsi yang disiapkan dengan cara melakukan pemadaman bergilir lampu PJU.

”Kalau tetap besar biayanya, nanti bisa dengan melakukan pemadaman bergilir untuk beberapa waktu saja, tetapi ini belum diterapkan,” ungkapnya.

Hery menerangkan, beban tagihan listrik bulanan untuk lampu PJU cukup besar. Setiap bulan bisa menelan anggaran Rp 500 juta hingga Rp 600 juta.

Baca Juga: Gubernur Jatim Hadiri Harlah Ke-78 Muslimat NU di Sampang, Ajak Pengurus Lahirkan Generasi Hebat

Jika dihitung kebutuhan dalam setahun bisa membutuhkan anggaran miliaran rupiah.

Dia mencontohkan beban biaya tagihan listrik PJU 2023. Tahun lalu, Dishub Sampang menunggak pembayaran tagihan listrik karena anggaran yang disediakan tidak cukup. Kejadian serupa berpotensi terjadi tahun ini.

”Seperti pembayaran untuk tagihan Desember tahun lalu, kami menunggak karena anggarannya tidak cukup. Tunggakannya sekitar Rp 200 juta dan dibayar saat tagihan bulan Januari,” pungkasnya. (jun/bil)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#tagihan listrik #listrik pju #dishub sampang #lampu pju #penerangan jalan umum