SAMPANG, RadarMadura.id – Ketersediaan fasilitas kesehatan hewan ternak di Kabupaten Sampang minim.
Pemerintah baru memiliki empat pusat kesehatan hewan (puskeswan). Empat faskes itu melayani kesehatan ternak pada 14 kecamatan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sampang Suyono menyadari, jumlah fasilitas kesehatan hewan ternak pemerintah belum ideal.
Jumlahnya terlalu sedikit dibanding jumlah wilayah. Padahal akan sangat ideal apabila puskeswan ada di setiap kecamatan.
Empat puskeswan hanya tersebar di Kecamatan Kota Sampang, Kecamatan Omben, Kecamatan Ketapang, dan Kecamatan Jrengik.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan dari titik puskeswan terdekat dari rumah masing-masing.
Keterbatasan ini, lanjut dia, karena ketidakmampuan pemerintah untuk membangun puskeswan baru.
Sebab, anggaran pemerintah masih terbatas dan harus digunakan untuk program prioritas yang lain. Sehingga, cukup memaksimalkan fasilitas yang ada.
Menurut dia, pemerintah juga belum merencanakan untuk menambah titik puskeswan baru.
Kendati demikian, pemerintah tetap berupaya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ternak.
Pihaknya juga memiliki banyak petugas paramedis yang siap menyambangi langsung ke kandang ternak.
Baca Juga: Dianggarkan Rp 2,7 Miliar, Santunan Anak Yatim di Sampang Baru Disalurkan
Sehingga, dapat memudahkan masyarakat atau peternak yang membutuhkan layanan kesehatan.
Pemerintah juga telah menyediakan obat-obatan hewan ternak untuk kegiatan pelayanan tersebut.
Salah satunya vitamin untuk ternak yang dapat menunjang kesehatan hewan ternak.
”Pemeriksaan kesehatan hewan ternak biasanya tidak dilakukan di puskeswan. Tetapi, ada petugas yang mendatangi langsung ke kandang ternak,” jelas Suyono. (jun/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti