SAMPANG, RadarMadura.id – Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan di Kota Sampang Senin (29/1).
Mereka menyambut kepulangan Slamet Junaidi ke rumah pribadinya di Kelurahan Karang Dalem setelah menyelesaikan tugas sebagai bupati Sampang.
Pria yang akrab disapa Haji Idi itu dikirab dari pendopo bersama istri, Hj Mimin Hariyati. Pasangan ini naik delman diiringi jajaran pejabat pemkab.
Mulai sekretaris kabupaten (Sekkab), para camat, kepala bagian, hingga pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dengan menaiki becak.
Kirab digelar mengelilingi sejumlah ruas jalan, mulai dari Jalan Wijaya Kusuma, Jalan KH Wahid Hasyim, hingga Jalan Panglima Sudirman.
Kemudian, tembus di Jalan Imam Ghazali hingga Jalan Kramat di Kelurahan Karang Dalem, rumah pribadi Bupati Slamet Junaidi.
Ribuan warga rela menunggu berjam-jam di pinggir jalan raya untuk menyapa pemimpinnya itu.
Banyak juga dari kalangan siswa yang menyambut di depan sekolah. Tidak sedikit warga yang memberikan bingkisan hingga karangan bunga.
Haji Idi sangat bersyukur karena telah dipercaya masyarakat memimpin Kabupaten Sampang selama lima tahun terakhir.
Sejak awal berkomitmen untuk memberikan yang terbaik demi kemajuan Kabupaten Sampang.
Dia menyadari banyak tantangan yang harus dihadapi selama memimpin Kota Bahari.
Namun, semua itu dilalui demi sebuah cita-cita untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
Sementara keberhasilan yang telah dicapai bukan semata-mata hasil kerja sendiri saja.
Melainkan, berkat kerja sama para stakeholder, kekompakan perangkat daerah, serta dukungan masyarakat.
Dia berharap, Kabupaten Sampang semakin bagus lagi. Terus menunjukkan perkembangan atau kemajuan dari semua sektor.
”Setiap program yang kami susun selalu mempertimbangkan asas manfaat kepada masyarakat. Ini sudah menjadi komitmen kami sejak awal. Saya ingin Sampang ke depan terus maju,” harapnya.
Suami Hj Mimin Hariyati itu meminta maaf kepada seluruh pihak apabila selama menjabat sebagai bupati terdapat kesalahan dan kekhilafan.
Dia juga mengajak masyarakat untuk terus membangun optimisme bahwa Kabupaten Sampang akan semakin maju.
”Kami juga pamit undur diri sebagai bupati. Semoga Sampang baru terus melaju,” ucapnya.
Sekkab Yuliadi Setiyawan menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian Slamet Junaidi untuk Kabupaten Sampang.
Menurut dia, tidak berlebihan apabila disebutkan bahwa Kabupaten Sampang saat ini banyak mengalami perubahan lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Hal itu tidak lepas dari ketulusan Haji Idi dalam memimpin sehingga membuat para ASN yang membantunya turut solid melaksanakan program.
Sebab, semua program yang dilaksanakan atas dasar asas manfaat untuk masyarakat dan bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
Secara pribadi dan mewakili seluruh ASN di Kabupaten Sampang, pria yang akrab disapa Wawan itu juga meminta maaf kepada Slamet Junaidi apabila selama ini masih terdapat kesalahan atau belum mampu bekerja maksimal.
Khususnya jika ada target-target kinerja yang belum tercapai.
”Terima kasih kepada Bapak Bupati atas pengabdiannya untuk Kabupaten Sampang. Semoga ini semua tercatat sebagai amal kebaikan bersama di sisi Allah SWT,” katanya. (jun/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti