SAMPANG, RadarMadura.id – Seseorang rela merogoh kocek sangat dalam demi hobi. Membeli sesuatu dengan harga mahal itu biasa. Seperti yang terjadi di kalangan penggemar merpati balap.
Pemandangan sederet sangkar burung merpati tertata rapi tepat di depan dan samping rumah Abdus Salam. Dia juga tampak sedang mengeluarkan beberapa pasang burung merpatinya pagi itu, Selasa (19/12).
Sebagian orang mungkin menilai tidak ada yang istimewa saat melihat burung merpati jantan menghampiri pasangannya.
Namun, berbeda bagi para penggemar merpati balap. Kecepatan burung merpati yang terbang melesat menghampiri betinanya sangat diistimewakan.
Baca Juga: Bawaslu Pamekasan Butuh Dua Ribu Pengawas TPS, Diharapkan Selektif dan Tidak Asal Memilih
Para penggemar merpati balap sangat mengimpikan bisa memiliki merpati cepat. Pemilik pasangan merpati itu pasti akan tenar dan tercatat memiliki reputasi bagus. Pasangan burung merpati yang dimiliki juga akan bernilai ekonomi tinggi.
Abdus Salam, salah seorang yang namanya dilambungkan burung merpati. Warga Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Kota Sampang, itu mulai menyukai merpati balap sejak 2016. Pria berambut pendek itu sering menyaksikan balapan burung merpati.
Awalnya, pria yang punya nama beken Dos Santos itu memelihara 8 pasang mepati balap. Merpati yang dibelinya dalam kisaran harga Rp 3 juta sampai Rp 4 juta per pasang. Harga itu dianggap relatif murah untuk kategori burung merpati balap.
Pemilik tim Prabu Gajah Mada (PGM) itu tidak puas jika sekadar turut serta mengikuti perlombaan merpati balap.
Sebab, pasangan merpati yang dimilikinya tidak pernah keluar sebagai juara. Akhirnya, dia berinisiatif membeli sepasang merpati yang sudah berprestasi dan sering juara.
Pada tahun yang sama, Dos Santos rela merogoh kocek Rp 45 juta untuk membeli sepasang merpati. Impiannya kemudian terwujud. Sepasang merpati yang dinamai Cleopatra itu berhasil membesarkan namanya. Burung itu kerap memenangkan event balapan dari berbagai tingkatan, mulai tingkat kabupaten hingga nasional.
Baca Juga: Polda Jatim Turun Tangan, Penembak Muarah Belum Terendus
”Burung merpati balap yang berprestasi itu memang mahal. Semakin terkenal dengan kecepatannya, burung merpati itu semakin mahal,” terangnya.
Para penggemar meyakini, kecepatan terbang burung merpati balap dipengaruhi oleh trah genetik masing-masing. Dengan demikian, merpati itu dari keturunan burung yang berprestasi banyak diburu. Harga burung merpati dari bibit yang berpertasi itu memang mahal.
Pasangan merpati Cleopatra itu juga mengharumkan kadangnya. Sebab, dirinya juga beternak dan menjual anakan dari pasangan merpati tersebut. Tidak tanggung, ada burung merpati miliknya yang terjual seharga puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Ada pula penggemar yang rela membeli dua butir telur merpati seharga jutaan rupiah. Dia pernah menjual dua butir telur merpati seharga Rp 7 juta hingga Rp 10 juta. Pembeli mengetahui bahwa telur itu bibit dari merpati berprestasi. Sang juara Cleopatra.
Dos Santos memiliki 30 pasang burung merpati balap siap adu. Pria itu juga tidak menampik bahwa ada nilai bisnis yang menguntungkan selain hobi. Banyak kebutuhan yang terpenuhi berkat memelihara burung merpati.
Baca Juga: Dukungan Penuh Kiai NU Kuatkan Keterpilihan Prabowo-Gibran di Jawa Timur
”Saya pernah menjual mulai dari harga Rp 25 juta, Rp 75 juta, hingga Rp 100 juta per pasang. Bisnis dapat hobi juga dapat,” tuturnya.
Namun, memelihara burung merpati balap butuh ketelatenan. Terutama dalam hal perawatan. Harus memastikan sangkar bersih. Pemilik harus bisa mencegah sakit dan menyediakan pakan yang cukup hingga suplemen untuk kesehatan burung.
Pengalaman Dos Santos, kebersihan dan kesehatan burung sangat penting diperhatikan. Bila ada yang sakit berisiko pada yang lain. Saat-saat seperti itulah yang berpotensi merugikan peternak.
Cleopatra sekarang sudah tidak lagi diturunkan untuk beradu kecepatan. Sebab, usianya sudah tua. Cleopatra masih ada. Dibuat indukan dan usianya berkisar 7 tahun.
Dos Santos sekarang punya pasangan merpati andalan yang dinamai Bos Cilik. Bos Cilik adalah anak langsung dari Cleopatra. Sedangkan cucu Cleopatra yang bernama Suryaloka laku Rp 100 juta. (*/luq)