Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Standardisasi Mainan Anak di Sampang Sepi Pemohon

Berta SL Danafia • Kamis, 23 November 2023 | 20:22 WIB
RUANG TERBUKA: Anak mengendarai mobil-mobilan di Alun-Alun Trunojoyo, Sampang, Rabu (22/11). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
RUANG TERBUKA: Anak mengendarai mobil-mobilan di Alun-Alun Trunojoyo, Sampang, Rabu (22/11). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Setiap permainan anak harus memiliki lisensi standar nasional Indonesia (SNI). Namun, saat ini kebijakan itu belum berjalan maksimal.

Buktinya, belum ada satu pun produsen permainan anak-anak di Sampang yang mengajukan lisensi.

Penyuluh Perindustrian Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang Moh. Irwan Ferdiawan mengakui pemerintah mengatur standardisasi permainan anak-anak.

Tujuannya, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan saat anak-anak bermain.

Pengajuan lisensi itu diajukan ke Kementerian Perindustrian yang bisa difasilitasi pemerintah daerah. Namun, untuk di Kabupaten Sampang belum ada pengajuan yang masuk.

”Kami sudah menyosialisasikan bagi produsen mainan anak di Sampang agar mengajukan produknya ber-SNI. Tetapi, belum ada respons dari masyarakat yang mau mengajukan,” jelasnya.

Sudah dua tahun pemerintah menyediakan layanan pengajuan SNI untuk produk mainan anak.

Pemerintah tidak membatasi jumlah kuota pengajuannya. Program itu sebagai upaya dari pemerintah untuk menertibkan produksi mainan anak.

Tujuannya, agar produk yang sudah beredar memenuhi standar keamanan saat digunakan. Pihaknya juga akan segera mengumumkan apabila kesempatan mengajukan nanti dibuka lagi.

”Pengajuan belum ada. Kalau untuk tahun depan, kami masih menunggu petunjuk dari pusat,” jelasnya. (jun/jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#mainan #Lisensi #anak #sampang #madura