TAMBELANGAN, RadarMadura.id - Pasangan suami istri (pasutri) asal Dusun Dang Lanjang, Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung, Sampang, harus dilarikan ke rumah sakit. Itu akibat keracunan setelah mengonsumsi es campur. Korban Siti Romlah (34) harus dirujuk ke RSUD Mohammad Zyn Sampang. Sementara Syafiuddin (37), suami Siti Romlah meninggal dunia di Puskesmas Tambelangan.
Informasi tersebut dibenarkan oleh salah satu Dokter IGD RSUD Mohammad Zyn Sampang Richardo Ardy Putra. Dia menyampaikan, bahwa Siti Romlah saat ini tengah mendapat perawatan medis di ruang IGD RSUD Mohamad Zyn Sampang.
Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun pihak rumah sakit, korban dan suaminya mual-mual setelah minum es campur. Korban membeli es campur dan rujak di daerah Kecamatan Tambelangan. Syafiuddin sempat dilarikan ke Puskesmas Tambelangan. Namun, nyawanya tidak terselamatkan.
"Untuk Siti Romlah, kondisinya saat ini masih dalam batas aman. Korban masih sadarkan diri dan tidak muntah. Suaminya meninggal di Puskesmas Tambelangan," jelasnya pada RadarMadura.id.
Sampai berita ini dinaikkan, pihak rumah sakit belum bisa memberikan keterangan. Bahkan, untuk memastikan keracunan atau tidak, perlu dilakukan tindakan lebih lanjut kepada korban. Bisa saja tersedak saat minum es campur atau memang ada cairan yang menyebabkan keracunan.
"Penyebab keracunannya belum diketahui, butuh tindakan lebih lanjut untuk mengetahuinya," ungkapnya. (za/dry)