Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Lagi, Ajukan Pangeran Trunojoyo sebagai Pahlawan Nasional

Abdul Basri • Jumat, 14 Agustus 2020 | 01:40 WIB
Lagi, Ajukan Pangeran Trunojoyo sebagai Pahlawan Nasional
Lagi, Ajukan Pangeran Trunojoyo sebagai Pahlawan Nasional

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Pangeran Trunojoyo dianggap layak menerima gelar pahlawan nasional. Namun, pengajuan Pangeran Trunojoyo sebagai pahlawan nasional sering kandas di tengah jalan. Kali ini, Pangeran Trunojoyo kembali diusulkan sebagai pahlawan nasional.


Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar seminar daring bersama akademisi, budayawan, dan dewan pembangunan Madura kemarin. Seminar tersebut mengangkat tema Kepahlawan Pangeran Trunojoyo: Plus dan Minusnya.


Wakil Bupati (Wabup) Sampang Abdullah Hidayat menyampaikan, Pangeran Trunojoyo merupakan sosok legendaris dalam perjalanan bangsa. Perjuangan dan pengorbanan Pangeran Trunojoyo dikenang, diapresiasi, dan dihargai oleh masyarakat Madura.


Menurutnya, Pangeran Trunojoyo selayaknya disandingkan dengan pemberian gelar pahlawan nasional. ”Beliau lahir di Sampang, sebagai tokoh penting yang menentukan jalannya sejarah nusantara. Kami masyarakat Sampang tentu sangat mengharapkan gelar pahlawan bagi Pangeran Trunojoyo,” katanya.


Wacana pengajuan Pangeran Trunojoyo menjadi pahlawan nasional telah bergulir lama. Bahkan, pengusulan secara formal juga pernah diupayakan. Namun, hal itu belum mencapai hasil yang diinginkan. Karena itu, pengajuan ulang ini dapat menyempurnakan segala aspek persyaratan administratif yang diperlukan.


”Ada titik temu dari semua stakeholder dan pihak yang merepresentasikan masyarakat Madura terkait signifikansi maupun urgensi gelar pahlawan bagi Pangeran Trunojoyo,” bebernya.


Pihaknya melihat ironi dari persepsi bangsa ini terhadap sosok Pangeran Trunojoyo. Di satu sisi, nama Trunojoyo populer di tanah air. Tidak hanya kerena namanya diabadikan menjadi perguruan tinggi, tapi juga banyaknya jalan poros kota-kota besar yang dinamai Trunojoyo. Di tengah populernya nama Pangeran Trunojoyo, justru belum diberikan gelar yang menandakan bahwa kiprah atau perjuangannya dihargai secara utuh.


”Trunojoyo adalah tokoh yang berani melawan kezaliman penguasa dan intervensi asing di nusantara,” ujarnya.


Sebagian kalangan ada yang berasumsi ambiguitas peran. Sejarah mencatat Pangeran Trunojoyo memberontak terhadap kesewenang-wenangan Amangkurat I dalam memerintah Kesultanan Mataram. Hal itu menimbulkan konflik sosial politik dan ketidakpuasan di tengah rakyatnya.


Jika melihat perspektif tersebut, posisi Trunojoyo tidak berbeda dengan Untung Suropati. Pada periode berbeda juga memberontak terhadap Mataram. Keduanya pun sama-sama melawan pihak asing (VOC). ”Tetapi, mengapa Untung Suropati sudah diberikan gelar pahlawan, sementara Trunojoyo belum?” (bil)

Editor : Abdul Basri
#pangeran trunojoyo