Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dulu, Jadi Bekal Nelayan. Kini, Bupati Pun Ikut Cicipi Nasi Kobel

Administrator • Jumat, 13 September 2019 | 21:21 WIB
Dulu, Jadi Bekal Nelayan. Kini, Bupati Pun Ikut Cicipi Nasi Kobel
Dulu, Jadi Bekal Nelayan. Kini, Bupati Pun Ikut Cicipi Nasi Kobel




SAMPANG - Bagi sebagian warga Sampang, Nasi Kobel sudah tidak asing. Sebab, tergolong salah satu makanan tradisional khas kota Bahari. Harganya cukup murah, cuma Rp 5 ribu sebungkus.



RadarMadura.id menemui salah satu penjual Nasi Kobel di Jalan Diponegoro. Tepatnya di Pasar Juklanteng. Ada yang makan nasi Kobel di tempat dan sisanya memilih dibungkus.



Umi Nanik, penjual Nasi Kobel di Jalan Diponegoro menceritakan, semula Nasi Kobel adalah bekal nelayan saat melaut. Tapi lama kelamaan, diminati hampir semua kalangan.



"Nasi Kobel ini sama seperti Nasi Rames. Bedanya, Nasi rames ada daging Sapinya seementara Nasi Rames ikan Tongkol," katanya.



Umi Nanik mulai melayani pembeli usai salat subuh sampai pukul 13.00. "Setelah warung ditutup, saya tetap jual di rumah. Kasihan pelanggan yang biasa beli di rumah," jelasnya.



Setiap hari, kata Umi Nanik, ratusan porsi ludes terjual. "Pokoknya pukul 10.00 saya sudah habiskan beras sebanyak 25 kilogram," paparnya.



Umi Nanik mengakui, pelanggannya didominasi kalangan nelayan. Sebagian dari kalangan ASN dan polisi. "Tahun kemarin, Bupati Banyuangi beli dan makan nasi kobel di warung," ungkapnya.



Ditambahkan, pihaknya juga melayani pesanan. Biasanya, setiap hari Jum'at sampai Minggu banyak pesanan dari pegawai serta polisi. "Dulu, Bupati Sampang juga pesan 1.000 Nasi Kobel," imbuhnya.



Ummi Nanik menerangkan, harga Nasi Kobel per bungkus Rp 5 ribu. Itu sudah lengkap dengan lauk pauknya. "Kalau makan di warung beserta air mineral, bayar Rp 8 ribu," pungkasnya. (Moh Iqbal)

Editor : Administrator
#sampang #bupati #nelayan #polisi