Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Memahami Isra Mi'raj: Kisah Perjalanan Nabi Muhammad SAW yang Penuh Hikmah

Hasan Bashri • Jumat, 9 Februari 2024 | 02:46 WIB

ilustrasi terjadinya Isra Mi
ilustrasi terjadinya Isra Mi

RadarMadura.id - Di tengah malam yang sunyi, Nabi Muhammad SAW terbangun dari tidurnya. Ia merasakan ada yang berbeda pada malam itu.

Tiba-tiba, malaikat Jibril datang kepadanya dan membawanya ke luar rumah.

Di sana, ia melihat seekor makhluk putih bersayap yang indah, bernama Buraq. Malaikat Jibril berkata, "Ini adalah kendaraanmu untuk pergi ke Yerusalem dan langit. Naiklah, wahai Rasulullah."

Nabi Muhammad SAW pun naik ke atas Buraq, dan bersama malaikat Jibril, ia memulai perjalanan yang luar biasa.

Dalam sekejap mata, ia sudah sampai di Masjidil Aqsa, tempat suci umat Islam, Yahudi, dan Kristen.

Di sana, ia bertemu dengan para nabi terdahulu, seperti Nabi Adam, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, dan Nabi Isa. Mereka semua menyambutnya dengan hormat dan mengangkatnya sebagai imam salat.

Setelah salat, Nabi Muhammad SAW melanjutkan perjalanannya ke langit.

Ia melewati tujuh lapisan langit, dan setiap lapisan, ia bertemu dengan nabi-nabi lainnya. Ia juga melihat surga dan neraka, dan berbagai pemandangan yang menakjubkan.

Akhirnya, ia sampai di Sidratul Muntaha, tempat tertinggi di langit yang menjadi batas pengetahuan dan aktivitas para makhluk².

Di sana, Nabi Muhammad SAW mendapatkan pengalaman yang tidak pernah dialami oleh manusia lain. Ia berbicara langsung dengan Allah SWT, tanpa perantara.

Allah SWT memberinya perintah salat lima waktu, yang awalnya berjumlah 50 kali sehari, namun kemudian dikurangi menjadi lima kali sehari atas saran Nabi Musa.

Allah SWT juga memberinya kabar gembira tentang surga dan janji-Nya kepada umat Islam.

Perjalanan Nabi Muhammad SAW ini dikenal dengan nama Isra Mi'raj, yang berarti perjalanan malam dan naik ke langit.

Peristiwa ini terjadi pada tahun 621 Masehi, sekitar satu tahun sebelum hijrah ke Madinah.

Baca Juga: Momentum Persiapan Menuju Ramadan di Bulan Rajab, Ini Doa dan Amalannya

Peristiwa ini merupakan salah satu mukjizat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai bukti kebenaran risalahnya.

Isra Mi'raj memiliki banyak hikmah dan makna bagi umat Islam. Salah satunya adalah menunjukkan keagungan dan kekuasaan Allah SWT, yang mampu memperjalankan hamba-Nya dalam waktu singkat dan menunjukkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda-Nya.

Peristiwa ini juga menunjukkan keistimewaan dan kedudukan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi akhir zaman, yang mendapatkan penghormatan dan pengakuan dari para nabi sebelumnya.

Selain itu, peristiwa ini juga menegaskan pentingnya salat sebagai tiang agama, yang menjadi kewajiban dan ibadah utama bagi umat Islam.

Peristiwa Isra Mi'raj mengajarkan kita untuk selalu bersyukur, beriman, dan bertaqwa kepada Allah SWT, serta mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW dalam segala hal.

Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan berkah dan manfaat dari peristiwa Isra Mi'raj. Aamiin. (hasan)

Editor : Hasan Bashri
#kisah #memahami #Isra Miraj #langit #Malaikat #jibril #Perjalanan #Nabi Muhamad SAW