PAMEKASAN, RadarMadura.id – Sebanyak 8.890 warga terpilih resmi menyandang status sebagai kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) Jumat (7/11). Pelantikan digelar secara serentak se-Pamekasan.
Mereka ditempatkan di 1.270 tempat pemungutan suara (TPS). Petugas KPPS itu bekerja untuk melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara saat pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Bumi Gerbang Salam.
”Kami melantik KPPS yang sudah terseleksi panitia pemungutan suara (PPS),” ujar Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas SDM) KPU Pamekasan Moh. Amiruddin.
Alumnus Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan itu mengingatkan agar setiap penyelenggara bekerja secara profesional di Pilkada 2024. Yakni, menunjukkan sikap integritas dan netralitas dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.
”Pesan kami, jalankan tugas dan amanah sebagai KPPS di Pilkada 2024 dengan baik. Tunjukkan dedikasi dan loyalitas yang tinggi kepada masyarakat demi tegaknya demokrasi di Pamekasan,” tegas Komisioner KPU Pamekasan dua periode itu.
Amir percaya bahwa KPPS merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan Pilkada 2024. Mereka bersinggungan langsung dalam melaksanakan pemilihan, pemungutan, perhitungan suara, hingga pembuatan berita acara dari hasil perhitungan suara.
”Kami juga mengingatkan kepada seluruh badan ad hoc untuk menguatkan koordinasi di Pilkada 2024. KPPS bisa berkoordinasi dengan PPS. Begitu juga PPS dengan panitia pemilihan kecamatan (PPK). Dan, PPK bersama KPU Pamekasan,” harapnya.
Amir menegaskan koordinasi menjelang pemungutan suara harus lebih intens. KPPS juga diminta untuk ikut serta dalam menyosialisasikan tahapan Pilkada 2024 kepada masyarakat. Dengan harapan, partisipasi pemilih juga semakin meningkat. (afg/luq)
Editor : Ina Herdiyana