SAMPANG, RadarMadura.id – Berbagai sektor menjadi perhatian serius pasangan calon bupati (cabup) dan wakil bupati (cawabup) Muhammad bin Muafi Zaini dan Abdullah Hidayat (Mandat).
Paslon ini berkomitmen untuk membawa Sampang lebih sejahtera dengan memaksimalkan integritas semua sektor.
Cawabup nomor urut 1 Abdullah Hidayat mengatakan, pasangan Mandat dalam menyejahterakan masyarakat Sampang tidak hanya terfokus pada satu sektor.
Pihaknya memiliki berbagai program unggulan untuk Kabupaten Sampang agar berkembang jauh lebih baik.
”Mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perekonomian, dan sebagainya. Tujuannya hanya satu, yakni menjawab kebutuhan masyarakat Sampang,” terangnya.
Dijelaskan, dalam sektor kesehatan pihaknya memiliki program unggulan setiap kecamatan disediakan satu klinik kesehatan.
Tidak hanya itu, pihaknya juga memastikan, setiap kecamatan juga bakal disiapkan ambulans gratis.
”Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir akan kesejahteraan dalam sektor kesehatan,” terangnya.
Kemudian, dalam sektor pendidikan, pihaknya memiliki program unggulan beasiswa terhadap santri.
Pihaknya akan mengalokasikan beasiswa untuk santri sebanyak 10.000 orang dan pendidikan vokasi.
”Tidak kalah pentingnya, kami akan membangun kemandirian perekonomian pesantren dari potensi yang dimiliki santri,” paparnya.
Politikus yang akrab disapa Mas Ab itu menegaskan, pembangunan infrastruktur juga masuk dalam program prioritas perhatian pasangan Mandat.
Pihaknya menjamin pembangunan betonisasi akan merata di 14 kecamatan jika ditakdirkan menjadi pemimpin Sampang.
”Infrastruktur merupakan kebutuhan utama masyarakat yang mesti menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Menurutnya, Kota Bahari juga termasuk penghasil tembakau yang produktif di Pulau Garam.
Paslon Mandat memastikan tembakau tidak lagi dibeli dengan harga murah.
”Kami pastikan, ke depan tembakau masyarakat akan dibeli dengan harga yang tinggi,” terangnya.
Di sektor nelayan, lanjut Mas Ab, juga menjadi patokan khusus program kesejahteraan yang akan diprioritaskan.
Yakni, akan diwujudkan dengan penyediaan alat tangkap sebanyak 5.000 dan asuransi nelayan.
”Kemenangan kami nantinya akan dipersembahkan hanya untuk masyarakat Kabupaten Sampang,” terangnya. (bai/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta