SAMPANG, RadarMadura.id – Proses sortir lipat surat suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur dimulai lebih awal dari jadwal yang ditentukan.
Semula KPU Sampang mengagendakan memulai proses sortir Selasa (5/11).
Namun, dilaksanakan lebih awal dan sudah berlangsung sejak Sabtu (2/11).
Hasilnya, ketersediaan surat suara kurang setelah dilakukan sortir.
Hasil pengawasan Bawalu Sampang ditemukan kekurangan dan kerusakan surat suara.
Karena itu, KPU Sampang diminta segera melengkapi kekurangan tersebut sesuai kebutuhan.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Organisasi dan Diklat Bawaslu Sampang Mat Sodik mengutarakan, pengawasan terhadap persiapan logistik terus digalakkan.
Termasuk dalam proses sortir dan lipat surat suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jatim.
Pihaknya telah mendata kekurangan surat suara yang akan digunakan dalam Pilkada Serentak 2024.
Hari pertama, kekurangannya sebanyak 264 surat suara.
Kekurangan disebabkan boks tidak terisi penuh hingga 200 buah. Selain itu, ada sebanyak 32 surat suara rusak saat disortir.
Hari kedua, pihaknya juga mendapati hal serupa. Kekurangan sebanyak 286 surat suara dan 187 surat suara rusak. Total jumlah kekurangannya sebanyak 760 surat suara.
Perinciannya, surat suara kurang 550 dan yang rusak berjumlah 210.
”Untuk sortir hari ketiga belum diketahui karena masih berlangsung,” ungkap Sodik.
Ketua KPU Sampang Aliyanto menyampaikan, proses sortir lipat surat suara pemilihan gubernur memang dimajukan.
Alasannya, logistik pilkada diterima lebih awal.
Menurutnya, hal ini justru lebih baik karena persiapan dapat dilaksanakan lebih cepat.
Pihaknya juga tidak menampik bahwa ada kerusakan dan kekurangan surat yang perlu dipenuhi.
Pihaknya menegaskan, semua kekurangan tersebut akan diminta untuk dilengkapi kepada penyedia.
”Nanti kami minta kepada penyedia untuk melengkapi kekurangan yang dibutuhkan. Prosesnya sama seperti pemenuhan surat suara untuk pemilihan bupati yang kurang,” tukasnya. (jun/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta