Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pengunjung Debat Publik Cabup-Cawabup Sumenep Dibatasi, Bakal Ditayangkan di TV, YouTube, dan Radio

Fatmasari Margaretta • Minggu, 20 Oktober 2024 | 15:57 WIB
PILKADA: Komisioner KPU Sumenep berfoto bersama paslon bupati dan Wabup nomor urut 1. Foto kanan, Komisioner KPU Sumenep berfoto bersama paslon bupati dan Wabup nomor urut 2, Kamis (29/8).
PILKADA: Komisioner KPU Sumenep berfoto bersama paslon bupati dan Wabup nomor urut 1. Foto kanan, Komisioner KPU Sumenep berfoto bersama paslon bupati dan Wabup nomor urut 2, Kamis (29/8).

SUMENEP, RadarMadura.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep sedang mempersiapkan penyelenggaraan debat pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Pilkada Serentak 2024.

Debat pertama akan dilaksanakan Sabtu (26/10) malam.

Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Sumenep Mukhlis Imam menyampaikan, peserta yang boleh hadir dalam acara debat akan dibatasi.

Hal itu untuk menjaga kelancaran dan kondusivitas jalannya debat.

”Kami sudah duduk bareng dengan para komisioner berlima. Batas maksimal yang kami sepakati ialah 25 orang,” ujarnya Sabtu (19/10).

KPU Sumenep akan mengundang liaison officer (LO) setiap paslon bupati dan wakil bupati untuk membahas pembatasan pengunjung debat.

Termasuk berdiskusi terkait hal-hal teknis dalam debat. 

”Kami akan tawarkan pada LO. Semisal setiap paslon nanti sepakat 15 orang ya tidak apa-apa,” terangnya. 

Dijelaskan, semua komisioner KPU Sumenep menggelar forum group discussion (FGD) bersama tim panelis di Surabaya untuk finalisasi persiapan debat.

”Panelis sudah dipersiapkan. Makanya malam ini (kemarin) kita bertemu dengan tim panelis untuk finalisasi semua persiapan, misalnya terkait tema dan kisi-kisi pertanyaannya,” ungkapnya.

Mukhlis mengungkapkan, panelis akan menguji gagasan para calon.

Tim panelis yang dipilih merupakan akademisi berpengalaman, independen, dan tidak berafiliasi dengan kelompok mana pun.

”Untuk nama-namanya masih kami rahasiakan,” ungkapnya.

Dia memaparkan, debat publik sesi pertama akan membahas tentang strategi menangani permasalahan daerah untuk kemajuan masyarakat Sumenep.

Tema tersebut akan dibahas tuntas sesuai dengan visi-misi setiap paslon.

Debat kandidat paslon bupati dan wakil bupati akan ditayangkan di televisi, YouTube, dan radio.

Karena itu, masyarakat umum tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruangan debat, kecuali orang-orang yang diundang.

”Tempatnya sudah pasti di gedung Tuan Gubhe Uniba Madura yang dijadwal digelar Sabtu (26/10) malam,” tukasnya. (tif/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#kondusivitas #fgd #paslon #independen #panelis #debat #pilkada serentak