BANGKALAN, RadarMadura.id – Proses rekrutmen pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) untuk pilkada tanpa tes tulis.
Namun, Bawaslu Bangkalan menjamin proses rekrutmen PTPS tersebut tetap profesional. Apalagi, ada tanggapan masyarakat terkait proses rekrutmen.
Ketua Bawaslu Bangkalan Ahmad Mustain Saleh mengatakan, rekrutmen PTPS Pilkada 2024 memang tanpa tes tulis.
Pendaftar yang dinyatakan lolos administrasi langsung mengikuti tes wawancara. Hal itu berdasarkan petunjuk dan teknis (juknis) Bawaslu RI.
”Di juknisnya memang tanpa tes tulis, jadi pendaftar yang lolos administrasi langsung mengikuti tes wawancara,” terang Mustain Rabu (2/10).
Pada saat seleksi administrasi, pihaknya akan melihat pendaftar mana saja yang berpengalaman atau tidak.
Termasuk memperhatikan syarat pendidikan minimal SMA sederajat dan syarat usia yang diinginkan oleh Bawaslu.
”Kami akan perhatikan pendaftar yang sudah berpengalaman atau tidak,” imbuhnya.
Bawaslu memastikan bahwa rekrutmen PTPS tersebut akan tetap profesional meskipun tanpa tes tulis.
Sebab, pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan diumumkan untuk lanjut ke proses tanggapan masyarakat.
Baca Juga: KPU Sumenep Perbolehkan Warga Pindah TPS
”Di pengumuman itu juga akan kami cantumkan bagi masyarakat yang ingin memberikan masukan, atau punya catatan terhadap nama-nama yang lolos administrasi,” paparnya.
Saat ini rekrutmen PTPS masih tahapan perpanjangan untuk 10 kecamatan. Selain belum memenuhi keterwakilan perempuan, jumlah pendaftar hanya satu orang.
Semestinya minimal pendaftarnya dua orang, termasuk memenuhi keterwakilan perempuan.
”Masih ada pendaftar PTPS yang belum sesuai dengan ketentuan,” urainya. (za/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia