SUMENEP, RadarMadura.id – KPU Sumenep terus menjalankan tahapan Pilkada Serentak 2024. Baik untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur maupun pemilihan bupati dan wakil bupati.
Terbaru, KPU Sumenep membuka layanan pindah memilih. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan pelayanan agar hak politik masyarakat Sumenep tetap terakomodasi.
Sehingga, warga Sumenep mendapat kemudahan menyalurkan hak politiknya.
Komisioner KPU Sumenep Divisi Perencanaan Data dan Informasi Malik Mustafa mengatakan, layanan pindah memilih diperuntukkan bagi warga yang sudah terdaftar di dalam DPT.
Akan tetapi, warga tersebut tidak bisa mencoblos atau memilih di tempat pemungutan suara (TPS) asalnya.
”Jadi, misalnya ada satu warga yang semestinya memilih di TPS 1, karena ada alasan tertentu harus pindah ke TPS lain, itu bisa,” kata dia pada JPRM melalui sambungan telepon.
Malik menuturkan, untuk pindah tempat memilih ada beberapa syarat yang harus terpenuhi.
Misalnya sakit dan harus rawat inap, perawatan untuk penyandang disabilitas, rehabilitasi narkoba, dan lain-lain.
”Pekerjaan di luar domisili, pendidikan, dan lainnya. Jadi itu sebagian syaratnya,” ungkap dia.
Dia menegaskan, layanan tersebut dimulai sejak Selasa (17/9) sampai dengan Rabu (30/10).
Dia mempersilakan masyarakat atau warga yang akan pindah tempat mencoblos untuk menyampaikan pada lembaganya.
”Jadi waktu yang kami berikan itu cukup panjang. Silakan datang ke KPU atau melalui PPK dan PPS di bawah,” tegasnya.
Tidak hanya itu, KPU Sumenep juga membuka layanan bagi pemilih yang berkebutuhan khusus untuk pindah tempat memilih.
”Untuk yang berkebutuhan khusus terakhir nanti H-7 pemungutan suara atau hari pencoblosan,” tambahnya.
Pria asal Kecamatan Bluto itu mengutarakan, masyarakat yang tidak terdaftar dalam DPT tapi memiliki KTP Sumenep berhak memberikan suaranya.
Karena itu, layanan tersebut dibuka agar memberikan kemudahan.
”Jadi, siapa pun yang memiliki KTP tapi tidak terdaftar, datang ke kami atau penyelenggara pasti akan dilayani,” katanya.
”Makanya, layanan ini ada agar partisipasi masyarakat benar-benar maksimal,” tandasnya. (di/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia