Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

PAN Gandeng PBB Bentuk Fraksi Gabungan, Gerindra Kehilangan Kursi Pimpinan di DPRD Sampang

Hera Marylia Damayanti • Senin, 2 September 2024 | 13:35 WIB
RAPI: Anggota DPRD Sampang ketika mengikuti acara pengambilan sumpah jabatan di kantornya Senin (26/8). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
RAPI: Anggota DPRD Sampang ketika mengikuti acara pengambilan sumpah jabatan di kantornya Senin (26/8). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Pembentukan formasi fraksi DPRD Sampang periode 2024–2029 tengah bergulir.

Partai politik (parpol) yang tidak bisa membentuk fraksi sendiri mulai membangun komunikasi lintas partai.

Khususnya untuk partai politik dengan kepemilikan kursi tidak sampai empat.

Salah satunya, Partai Amanat Nasional (PAN) yang pada Pemilu 2024 hanya meraih tiga kursi.

Partai berlambang matahari itu tertarik membuat fraksi gabungan dengan Partai Bulan Bintang (PBB).

Sebab, PBB juga tidak bisa membentuk fraksi mandiri. Hasil pemilu hanya meraih satu kursi.

Politikus PAN Sampang Nasafi mengatakan, pilihan untuk membentuk fraksi gabungan karena tidak memenuhi syarat minimal jumlah kursi.

Pihaknya mengaku sudah ada koordinasi untuk bergabung dengan PBB di parlemen Sampang.

Dia mengakui kedua partai belum menyusun formasi struktural dalam fraksi.

Alasan tertarik dengan PBB karena selama ini merasa sudah terajut hubungan antar partai yang harmonis.

Apalagi secara kebetulan dalam pilkada juga berada dalam satu koalisi.

Nasafi menambahkan, perolehan kursi PAN memang lebih banyak dibanding PBB.

Meski begitu, pihaknya tidak akan ngotot bahwa ketua fraksi nanti harus dari PAN.

Tetapi, akan menyesuaikan dengan hasil rapat bersama yang akan dilaksanakan.

”Kami sudah ada komunikasi akan membentuk fraksi gabungan dengan PBB. Tetapi, susunan formasi fraksi belum final,” jelas anggota DPRD Sampang dari daerah pemilihan (dapil) 1 itu.

Sementara Partai Gerindra yang juga hanya mengantongi 3 kursi, perlu membentuk fraksi gabungan.

Namun, sampai sekarang, partai besutan Prabowo Subianto itu belum menentukan dengan partai mana akan bergabung. Sebab, internal partai belum bermusyawarah terkait itu.

Bendahara DPC Partai Gerindra Sampang Alan Kaisan mengungkapkan, partainya tidak hanya kehilangan jatah pimpinan DPRD Sampang.

Tetapi, juga tidak bisa membentuk fraksi sendiri karena perolehan kursi hasil pemilu turun drastis dibanding sebelumnya.

Dengan begitu, pihaknya akan membentuk fraksi gabungan dengan partai lain.

Namun, sampai sekarang belum menentukan pilihan karena belum melakukan rapat.

Pihaknya bersama DPC Partai Gerindra merencanakan rapat terkait hal tersebut dilaksanakan hari ini (2/9).

”Partai Gerindra memang perlu membentuk fraksi gabungan. Tetapi, belum ditentukan akan bergabung dengan partai mana,” terangnya. (jun/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#gerindra #syarat minimal #pan #jumlah kursi #dprd sampang #fraksi gabungan #pbb #formasi fraksi #Jatah #pimpinan