Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Mengenal Mahdi, Ketua KPU Pamekasan 2024–2029, Siap Menghindar dari Pengaruh Kepentingan Politik

Berta SL Danafia • Jumat, 28 Juni 2024 | 20:40 WIB

 

SANTAI: Ketua KPU Pamekasan Mahdi saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (27/6).
SANTAI: Ketua KPU Pamekasan Mahdi saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (27/6).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Mahdi punya amanah baru setelah terpilih sebagai komisioner KPU Pamekasan 2024–2029. Pengabdian ini dijadikan sebagai bagian dari bentuk rasa syukur.

Satu dari empat nama komisioner KPU Pamekasan terpilih adalah Mahdi. Pria asal Dusun Banleban, Desa Trasak, Kecamatan Tlanakan, itu memiliki sejumlah pengalaman sebagai aktivis.

Di antaranya, ketua Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Pamekasan periode 2007–2009.

Suami Kutsiati Ningsih itu juga tercatat sebagai Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pamekasan.

Dia pernah mengemban amanah sebagai ketua Ikatan Alumni (IKA) IAIN Madura selama tiga periode.

Karier terakhirnya adalah kepala MTs Al-Ula II, Desa Grujugan, Kecamatan Larangan. Mahdi menjadi kepala sekolah di lembaga tersebut sejak 2016.

Sebagai tenaga pendidik, dia hanya ingin mengabdi untuk kemajuan Indonesia.

”Saya yakin bahwa tidak ada orang-orang hebat kecuali mereka yang memang memiliki pengabdian besar untuk masa depan,” tuturnya.

Alumnus Pondok Pesantren Asy-Sahidul Kabir Sumber Batu, Pamekasan, itu menganggap pengabdian adalah bagian dari bentuk rasa syukur.

Karena itu, dia mensyukuri nikmat dan kesempatan diberi amanah sebagai komisioner KPU.

Baca Juga: Hasil Hitung Ulang Perolehan Suara untuk Bangkalan, PPP Menyusut, Demokrat Bertambah

Bagi dia, capaiannya saat ini merupakan hasil dari serangkaian proses panjang yang dijalani sebelumnya. Sebab, tidak ada hasil yang serbainstan.

Untuk bisa sampai ke titik ini, tentu membutuhkan perjuangan dan tekad kuat.

”Tentunya, saya berkomitmen untuk bekerja dengan maksimal dan melanjutkan capaian positif yang dihasilkan KPU Pamekasan sebelumnya,” katanya.

”Saya tidak bisa bekerja sendiri. Upaya ini juga harus didukung oleh seluruh pihak,” pintanya.

Mahdi menyadari bahwa tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara pemilu tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Menjadi komisioner KPU harus siap menghindar dari pengaruh kepentingan politik dari pihak tertentu.

Ayah tiga anak itu berharap agar pesta demokrasi di Bumi Pamelingan berjalan optimal. Mahdi mengajak masyarakat ikut mengawasi jalannya tahapan pilkada di Pamekasan.

”Dalam setiap suara tersimpan harapan besar untuk mencari sosok pemimpin yang adil dan berpihak pada rakyat. (afg/bil)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#pamekasan #Mahdi #kpu