SAMPANG, RadarMadura.id – Partai Gerindra hanya memperoleh tiga kursi di DPRD Sampang.
Namun, rekomendasi pencalonan kepala daerah dari partai besutan Prabowo Subianto tersebut tetap menjadi rebutan.
Selama melakukan penjaringan, sembilan figur mendaftar ke DPC Partai Gerindra Sampang.
Sekretaris DPC Partai Gerindra Sampang Fauzan Adima menyampaikan, pendaftaran bakal calon kepala daerah (bacakada) di partainya berakhir Jumat (22/6).
Penutupan pendaftaran tersebut lebih cepat dibandingkan skedul yang ditentukan partainya, yakni Kamis (27/6).
Alasannya, sudah ada permintaan dari DPP agar segera menyampaikan nama-nama yang diusulkan.
Baik untuk bakal calon bupati maupun bakal calon wakil bupati. Selain itu, karena tidak ada figur yang mendaftar.
Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Sampang itu menerangkan, jajaran pengurus di tingkat DPC Sampang memiliki otoritas untuk menentukan arah dukungan.
Dengan begitu, nama-nama figur yang mendaftar ke partainya diserahkan kepada DPP melalui DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Timur Sabtu (23/6).
Fauzan mengungkapkan, ada sembilan nama yang diusulkan ke pimpinannya. Perinciannya, lima bakal calon wakil bupati dan empat bakal calon wakil bupati.
Empat pendaftar calon bupati adalah Hermanto Subaidi, Muhammad Bin Muafi Zaini, Noer Tjahja, dan Slamet Junaidi.
Sementara itu, lanjut dia, lima pendaftar wakil bupati adalah Fauzan Adima, Amir Lubis, Abdussalam, Abdullah Hidayat, dan Jumadi.
”Nama-nama itu sudah kami usulkan dan selanjutnya adalah kewenangan DPP untuk memutuskan calon yang akan direkom,” terangnya.
Dari sekian nama tersebut, memang ada dua kader internal Partai Gerindra Sampang.
Yakni, dirinya sendiri dengan Amir Lubis yang mendaftar sebagai calon wakil bupati.
Kali ini partainya sengaja hanya mengincar posisi calon wakil karena sadar diri tidak mampu mengusung calon sendiri.
”Perolehan kursi hasil Pemilu 2024 di DPRD Sampang kami turun. Makanya, hanya mengincar posisi wakil,” sambungnya. (jun/jup)
Editor : Fatmasari Margaretta