Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Rekom Partai Masih Ngambang, Kiai Fikri Di-Support Ponpes Annuqayah Maju Pilkada

Fatmasari Margaretta • Kamis, 6 Juni 2024 | 19:41 WIB
Photo
Photo

SUMENEP, RadarMadura.id – Dukungan kepada Ketua DPC PPP Sumenep KH Muhammad Ali Fikri untuk ikut kontestasi Pilkada Sumenep 2024 semakin menguat.

Terbaru, dukungan diberikan sejumlah kiai muda Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep.

Meski begitu, Kiai Fikri belum tentu bisa maju dalam pilkada pada November mendatang.

Pasalnya, perolehan kursi atau suara PPP Sumenep pada Pemilu 2024 belum memenuhi syarat untuk maju tanpa berkoalisi. Sementara rekom partai masih ngambang.

Sejauh ini, Kiai Fikri merayu Partai Demokrat dan Partai Nasdem untuk berkoalisi dengan partainya.

Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa ini mendaftar di dua partai tersebut agar rekomendasi jatuh ke tangannya.

Jika rekom dua partai ini, termasuk PPP sudah dikantongi, bisa mengantarkan dirinya maju Pilkada Sumenep 2024.

Dewan Pengasuh Ponpes Annuqayah KH Moh. Naqib Hasan mengatakan, keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Annuqayah Guluk-Guluk sudah bulat mendukung Kiai Fikri.

Sebanyak 95 persen merestui pria yang karib disapa Mas Kiai itu maju sebagai bakal calon bupati Sumenep 2024.

Tinggal satu pertemuan lagi dengan masyayikh sepuh untuk membulatkan dukungan.

Keluarga Ponpes Annuqayah yang hadir dalam pertemuan tersebut yakni K Muhammad Affan Adhim, K Ahmad Khalid, dan KH Moh. Naqib Hasan.

Lalu, KH Muhammad Shalahuddin A. Warits, KH. M. Ali Fikri Warits, dan KH. M. Ainul Yaqin.

Kemudian, KH Ah. Syamli Muqsith, K. Moh. Husnan A Nafi’, dan K Ubaidillah Tsabit.

”Dukungan kami murni bersifat kekeluargaan, bukan secara institusional. Kami bukan partai politik, melainkan mengapresiasi keseriusan Kiai Fikri,” katanya pada JPRM, Senin (3/6).

Kiai Naqib mengutarakan, para masyayikh di Ponpes Annuqayah memang kerap melakukan pertemuan rutin.

Terutama untuk menyerap aspirasi dan memberi masukan kepada Mas Kiai terkait pilkada.

Pertemuan rutin yang dilakukan itu untuk melihat dan mendengarkan langsung komitmen Kiai Fikri.

”Tapi, belum pada strategi atau bagaimana sistem politik dan pemerintahan yang akan dijalankan. Kami hanya mendengar dan memberi masukan. Itu intinya,” ucapnya.

Kiai Fikri mengungkapkan, pihaknya intens bertemu dengan masyayikh Ponpes Annuqayah. Yakni, untuk membahas kesiapannya untuk maju di Pikada 2024.

”Pertemuannya (Minggu) kebetulan di Daerah Lubangsa,” ungkapnya.

Dia mengaku senang mendapat restu dari keluarga pesantren. Bersatunya dukungan Ponpes Annuqayah diharapkan dapat mendongkrak elektabilitasnya dalam percaturan politik lima tahunan yang akan digelar November mendatang.

”Kami tentu saja bersyukur. Semoga ini menjadi jalan yang baik bagi kami. Sebab, restu dari keluarga sangat berarti,” paparnya.

Sementara, Pengamat Politik Sumenep Wildan Rasali menilai suara keluarga besar Ponpes Annuqayah menjadi salah satu kiblat politik masyarakat Sumenep.

Hal itu terlihat pada masa alamarhum KH Abd. Warist Ilyas berkiprah di percaturan politik Kota Keris. Figur ulama sekaligus politisi yang sangat disegani.

”Kalau benar (suara Annuqayah bulat), maka Kiai Fikri memiliki modal besar dan bahkan bisa meningkatkan kepercayaannya,” paparnya. (di/bil)

 

Editor : Fatmasari Margaretta
#kiai #pilkada #Kontestasi #sumenep #partai #ponpes #koalisi #komitmen #Rekom #politik