SUMENEP, RadarMadura – Teka-teki tentang sosok yang akan didapuk menjadi ketua DPRD Sumenep oleh PDI Perjuangan sebagai pemenang pemilu belum menemui titik terang.
Tetapi, yang memiliki kans untuk mendapat rekomendasi menjadi ketua DPRD Sumenep ada tiga orang.
Yakni, Zainal Arifin, Hosnan, dan Nia Kurnia Fauzi. Ketiga politikus itu disebut langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jatim MH Said Abdullah.
Namun, rekomendasi kepada salah satu kandidat tersebut sampai sekarang belum keluar.
”Beberapa waktu lalu Buya Said hanya menyebut calon yang diusulkan. Jadi, masih belum pasti,” ucap Zainal Arifin Kamis(25/4).
Penunjukan ketua DPRD kabupaten dan kota dari partainya menjadi wewenang dari DPD dan DPP. Tetapi, sampai saat ini rekomendasi itu belum turun.
”Kalau soal diusulkan, memang salah satunya saya (yang diusulkan). Ada tiga nama, tapi itu wilayah dari DPD dan DPP. Kami menunggu saja,” ujarnya.
Pria asal Kecamatan Ambunten itu mengatakan, ada beberapa pertimbangan untuk menentukan siapa yang akan dipercaya menjadi ketua DPRD Sumenep. Mulai dari kapasitas, loyalitas, dan komitmennya terhadap ideologi partai.
”Sabar saja. Toh nanti juga bakal diketahui kalau sudah waktunya rekomendasi itu turun,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jatim MH Said Abdullah secara tegas menyampaikan dukungannya kepada Zainal Arifin untuk menjadi ketua DPRD Sumenep. Karena secara kemampuan sudah tidak diragukan.
”Kalau saya pribadi sangat mendukung Haji Sinal. Dari pengalaman sudah tidak diragukan. Di partai, dia orang penting sebagai bendum DPC PDI Perjuangan Sumenep,” tandasnya. (di/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti