PAMEKASAN, RadarMadura.id – Suhu politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 semakin hangat. Di Pamekasan, partai politik (parpol) mulai main lirik kanan dan kiri.
Sebab, berdasar hasil Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2024, tidak ada yang bisa mengusung calon sendiri.
Kader atau sosok yang diprediksi maju memperebutkan kursi Pamekasan 1 dan Pamekasan 2 telah bermunculan. Gambar mereka mulai menghiasi beberapa sudut Bumi Gerbang Salam.
Para elite parpol juga tak kalah sibuk dengan agenda komunikasi politik bersama sejumlah tokoh.
Terbaru, lima petinggi parpol mulai menjajaki koalisi. Lima parpol itu terdiri atas Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Golongan Karya (Golkar).
Para elite parpol tersebut menggelar pertemuan di Kota Pamekasan, Minggu (31/3) malam. ”Kami menjalin komunikasi politik atau penjajakan terlebih dahulu untuk membangun visi bersama,” ujar Ketua DPC Partai Demokrat Ismail.
Ismail menyadari tidak ada satu parpol pun yang bisa maju sendiri dalam percaturan pilkada tahun ini.
Sebab, hasil Pemilu 2024 merupakan salah satu cerminan pemilihan bupati dan wakil bupati (pilbup). Karena itu, parpol butuh koalisi bersama untuk membangun persepsi.
Pada pemilihan pertengahan Februari lalu, Partai Demokrat hanya mendapat 7 kursi. Begitu juga dengan PPP yang hanya meraup 7 kursi. Sedangkan PBB hanya 6 kursi, Partai Golkar 3 kursi, dan PAN 1 kursi.
Menurut dia, komunikasi politik yang baik bisa menjadi pijakan dalam mendapat tiket pemberangkatan calon bupati dan calon wakil bupati Pamekasan. Karena itu, pertemuan tersebut merupakan langkah awal dalam Pilkada 2024.
Komunikasi bersama petinggi parpol tersebut akan intens sebelum penandatanganan memorandum of understanding (MoU).
Naskah kerja sama itu tentang visi besar Pamekasan ke depan. Parpol belum membahas figur yang tepat untuk Pilkada 2024.
”Sama sekali tidak ada bahasan seperti itu. Kami hanya melakukan komunikasi politik atau penjajakan. Jika MoU sudah disepakati, silakan nanti tokoh di setiap partai dimunculkan. Tapi, itu masih nanti,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPC PBB Pamekasan Hamdi membenarkan pertemuan lima ketua parpol tersebut.
Dia menyebutkan bahwa kegiatan itu dilakukan sebagai upaya menyamakan visi dalam Pilkada 2024.
”Kami samakan frekuensi antara yang satu dengan yang lain. Kalau komunikasi awal ini berjalan mulus, akan berlanjut pada koalisi. Dengan begitu, akan terbentuk partai pengusung untuk pesta politik tahun ini,” tuturnya.
Dalam pertemuan itu, para petinggi partai sepakat tidak akan menutup komunikasi dengan pihak lain.
Artinya, peluang bagi parpol untuk bergabung masih terbuka lebar. ”Ini tidak terbatas di lima partai saja,” sambungnya.
Sejauh ini, Hamdi memandang belum ada satu calon pun yang serius menghubungi partai terkait komunikasi politik.
Di sisi lain, dia mengakui sejumlah nama yang diprediksi maju dalam Pikada 2024 mulai ramai diperbincangkan. (afg/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana