Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Wisudawan TMI Terbitkan 387 Buku, Alumni Angkatan Ar-Rosyafaat dan Zakhtavegyenza Pecahkan Rekor Terbanyak

Ina Herdiyana • Sabtu, 22 Februari 2025 | 12:00 WIB
SUKSES: Wisudawan terbaik akademik dan terbaik program berfoto dengan Pengasuh TMI KH Ghozi Mubarok serta Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan KH Ahmad Fauzi Tidjani di Gedung Serbaguna.
SUKSES: Wisudawan terbaik akademik dan terbaik program berfoto dengan Pengasuh TMI KH Ghozi Mubarok serta Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan KH Ahmad Fauzi Tidjani di Gedung Serbaguna.

SUMENEP, RadarMadura.id – Tarbiyatul Mu’allimien al-Islamiyah (TMI) Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan kembali menggelar wisuda Kamis (20/2). Wisuda itu diikuti 221 wisudawan dan 255 wisudawati.

Wisuda alumni 2025 angkatan L (Ar-Rosyafaat) dan XXXVI (Zakhtavegyenza) itu digelar di Gedung Serbaguna TMI Putri.

Wisuda kali ini berhasil mencetak sejarah baru. Sebab, ratusan wisudawan berhasil menerbitkan 387 buku.

Perinciannya, 236 buku karya wisudawan dan 151 buku wisudawati. Capaian tersebut memecah rekor angkatan-angkatan sebelumnya.

Pengasuh TMI KH Ghozi Mubarok mengapresiasi penerbitan ratusan buku oleh para wisudawan. Apalagi, setiap tahun kelulusan di TMI memang selalu dirayakan dengan penerbitan buku oleh santri/wati.

”Lebih banyak daripada jumlah wisudawannya. Wisudawannya 221, buku yang mereka terbitkan 236,” ungkap Kiai Ghozi saat memberikan laporan.

Kiai Ghozi menambahkan, ada peningkatan jumlah penerbitan buku tahun ini jika dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 228 buku.

Di sisi lain, jumlah tersebut menandai terbentuknya rekor baru angkatan dengan penerbitan buku terbanyak.

Sebelumnya, rekor itu dipegang oleh wisudawan/wati 2021 angkatan XLVI (Zealvandeusz) dan XXXII (Ziksgonevic). Saat itu mereka menerbitkan 309 buku.

Kiai Ghozi turut melaporkan bahwa pada tahun ini kembali ada wisudawan dan wisudawati yang meraih predikat mumtaz.

Mereka adalah Ahmad, siswa kelas VI DIA-A asal Bangkalan,  dan Faizatul Maghfiroh, siswa kelas VI MIPA-A asal Pamekasan.

Lalu, dari segi hafalan Al-Qur’an, terdapat empat wisudawan yang mencatatkan hafalan 30 juz. Adapun dari segi prestasi nonakademik, terdapat dua wisudawan dan tujuh wisudawati yang menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Sementara itu, Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan KH Ahmad Fauzi Tidjani berpesan kepada para wisudawan agar tidak lupa almamater.

”Jangan jadi santri yang hilang dan menghilangkan diri, kaitkan hatimu ke almamater, maka kamu akan dapat barokah ilmu,” pesannya.

Selain itu, dia berpesan kepada para wali santri agar tidak putus silaturahmi dengan pondok. Kiai Fauzi berharap agar mereka turut berdakwah sehingga banyak generasi muda yang mau mondok ke Al-Amien Prenduan.

Pada wisuda kali ini, TMI secara khusus menghadirkan Ketua Senat Universitas Darussalam Gontor KH Prof Ahmad Hidayatullah Zarkasyi. Pada kesempatan itu, dia menyampaikan rasa salut dan bangga kepada para wisudawan/wati.

”Kalau kalian lurus-lurus saja, baik-baik saja, wajar-wajar saja, itu sumbanganmu yang sangat berharga bagi pondok Al-Amien,” tuturnya.

Selain itu, dia mengingatkan wisudawan agar tidak bersikap durhaka kepada masyarakat. Sebab, hal itu tidak mencerminkan sikap santri yang menjaga nama baik para guru.

”Sama saja kalian seakan-akan membuang kotoran kepada kiai-kiai, guru-gurumu di pondok ini,” tegasnya. (*/luq)

Editor : Ina Herdiyana
#al amien #terbitkan buku #Parenduan #sumenep #ponpes #wisudawan #TMI #wisuda