Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tokoh Pendidikan Inklusi Madura Awards 2024 Mohamad Alwi: Siswa Harus Dapat Akses Pendidikan yang Sama

Ina Herdiyana • Sabtu, 8 Februari 2025 | 13:50 WIB

 

 

EKSPRESIF: Direktur JPRM Abdul Aziz menyerahkan piagam dan trofi Tokoh Pendidikan Inklusi MA 2024 kepada Kepala Disdikbud Pamekasan Mohamad Alwi di Sentra IKM Bangkalan, 20 Desember 2024. (VIVIN/JPRM)
EKSPRESIF: Direktur JPRM Abdul Aziz menyerahkan piagam dan trofi Tokoh Pendidikan Inklusi MA 2024 kepada Kepala Disdikbud Pamekasan Mohamad Alwi di Sentra IKM Bangkalan, 20 Desember 2024. (VIVIN/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kinerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Mohamad Alwi diapresiasi. Dia mendapat penghargaan sebagai Tokoh Pendidikan Inklusi Madura Awards (MA) 2024.

Alwi bersyukur bisa dianugerahi penghargaan. Hasil tersebut merupakan bagian dari kerja tim. Terutama, bidang pendidikan sekolah dasar yang telah melakukan beberapa upaya konkret dalam penyempurnaan pendidikan inklusi.

”Kami ingin anak-anak berkebutuhan khusus bisa diterima di semua lembaga pendidikan. Dan, sekolah tidak boleh menolak mereka. Sebagai upaya keseriusan pemerintah, kami membentuk unit layanan disabilitas (ULD),” ujarnya.

ULD terdiri atas beberapa relawan guru. Mereka bisa menerima konseling mengenai pendidikan inklusi. Salah satunya tentang tata cara mendidik siswa berkebutuhan khusus. Baik bagi tenaga pendidik maupun para orang tua.

”Kami juga telah mengirim beberapa guru untuk melakukan studi banding ke Sidoarjo yang ULD-nya sudah terbentuk unit pelaksana teknis (UPT). Nantinya, kami akan mengarah ke sana juga,” tutur mantan inspektur Inspektorat Pamekasan itu.

Menurut Alwi, beberapa pihak merespons positif langkah tersebut. Karena itu, dia membentuk ULD hingga ke tingkat kecamatan. Pemkab Pamekasan juga akan menerbitkan peraturan bupati (perbup) untuk mendukung pendidikan inklusi.

Alwi ingin memastikan bahwa setiap anak berhak mendapat pendidikan yang layak. Dengan demikian, mereka bisa meningkatkan minat dan bakat masing-masing. Disdikbud Pamekasan mewadahi itu melalui festival inklusi bagi siswa berkebutuhan khusus.

”Program seperti ini akan kami lanjutkan. Kami ingin meyakinkan siswa bahwa mereka luar biasa. Mereka memiliki bakat seperti menyanyi, menari, hingga melukis. Kami ingin memberikan ruang untuk menunjukkan apresiasi,” ungkapnya.

Alwi juga berpesan agar orang tua tidak pesimistis atas pendidikan anak berkebutuhan khusus. Sebab, akses pendidikan bagi mereka terbuka lebar. Karena itu, dia menginginkan agar keberadaan ULD bisa dimanfaatkan dengan baik.

”Sebagai rencana ke depan, ULD juga akan dilengkapi tim dokter, psikolog, dan lain-lain. Sebab, kebutuhan siswa itu kan berbeda-beda. Sehingga jika butuh untuk konsultasi, kami siap membantu,” pungkasnya. (afg/luq)

Editor : Ina Herdiyana
#Disdikbud Pamekasan #Perbup #UPT #ULD #Tokoh Pendidikan Inklusi #Unit Layanan Disabilitas #ma #Madura Awards 2024