BANGKALAN, RadarMadura.id – Penentuan ketua kelas dan wakil ketua kelas di UPTD SDN Kemayoran 1 ditentukan secara demokratis.
Yakni, melalui pencoblosan layaknya pemilihan umum (pemilu). Pemilihan tersebut dilaksanakan Senin (22/7).
Guru kelas III UPTD SDN Kemayoran 1, Bangkalan, Agus Rina mengaku sengaja mendesain pemilihan ketua kelas dan wakilnya layaknya pemilu.
Tujuannya, agar para siswa belajar tentang pentingnya demokrasi. Sebab, edukasi tentang demokrasi sangat penting diajarkan kepada siswa sejak dini.
”Mereka ini harus belajar demokrasi dan bagaimana cara bermusyawarah yang baik,” terangnya.
Ada 40 siswa yang mengikuti pemilihan ketua kelas dan wakil ketua kelas III. Sementara siswa yang mencalonkan diri terdiri atas tiga pasangan.
Yakni, Rayhan-Sheza, Igra-Acha, dan Gibran-Nisa. Ketiga calon memaparkan visi dan misinya sebelum pencoblosan berlangsung.
”Kami ingin berinovasi agar anak-anak ketika dewasa nanti sudah mengetahui bahwa demokrasi itu seperti apa. Juga menjadi penyelenggara yang jujur dan amanah,” tutupnya. (za/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia