Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tim PPK Ormawa Himagrotek UTM Implementasikan Hidroponik, IoT, dan Panel Surya untuk Wujudkan Desa Mandiri Pangan

Ina Herdiyana • Sabtu, 29 Juni 2024 | 04:35 WIB
KOMPAK: Tim PPK Ormawa Himagrotek 2024 bersama mantri tani, Wakil Dekan III FP UTM Agus Romadhon, dosen agroekoteknologi, perangkat desa, dan kelompok tani Desa Dakiring, Sabtu (22/6).
KOMPAK: Tim PPK Ormawa Himagrotek 2024 bersama mantri tani, Wakil Dekan III FP UTM Agus Romadhon, dosen agroekoteknologi, perangkat desa, dan kelompok tani Desa Dakiring, Sabtu (22/6).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Agroekoteknologi (Himagrotek) Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali melaksanakan pengabdian di Desa Dakiring, Kecamatan Socah.

Mereka berhasil menyelenggarakan pembukaan dan sosialisasi program yang bertujuan mewujudkan desa mandiri pangan berkelanjutan di Desa Dakiring.

Melalui implementasi hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) dan panel surya telah mendapat banyak dukungan dari beberapa pihak.

Pembukaan dan sosialisasi program tersebut merupakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul Pengembangan Desa Mandiri Pangan dengan Green Energy melalui Implementasi Hidroponik, IoT, dan Panel Surya di Desa Dakiring, Bangkalan.

Kegiatan pengabdian yang digelar Sabtu (22/6) itu berlangsung di rumah Kepala Desa Dakiring Abd. Rochman.

PEMBUKAAN: Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Pertanian UTM Agus Romadhon menyerahkan secara simbolis mininiatur green house kepada Kepala Desa Dakiring Abd. Rochman, Sabtu (22/6).
PEMBUKAAN: Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Pertanian UTM Agus Romadhon menyerahkan secara simbolis mininiatur green house kepada Kepala Desa Dakiring Abd. Rochman, Sabtu (22/6).

Sasaran utamanya adalah kelompok tani dan petani muda Desa Dakiring. Acara tersebut juga dihadiri dosen pembimbing, mantri tani Kecamatan Socah, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Pertanian UTM, koordinator program studi agroekoteknologi, dosen, dan PLP agroekoteknologi.

Materi sosialisasi disampaikan oleh tim PPK Ormawa. Yaitu, Ketua Tim Pelaksana Jannatin Milyani, dan anggota tim pelaksana Rohib.

Mereka menjelaskan bahwa budi daya sistem hidroponik berbasis IoT dan panel surya merupakan solusi tepat guna dalam memenuhi kebutuhan konsumsi sayur masyarakat dan memanfaatkan kondisi intensitas cahaya yang relatif tinggi dengan penggunaan green energy melalui panel surya.

Menurut Jannatin Milyani, budi daya sistem hidroponik merupakan sistem pertanian modern yang cocok buat anak muda milenial.

”Karena perspektif anak muda sekarang terkait pertanian yaitu ’kotor’,” ungkap mahasiswi yang akrab disapa Ani itu.

”Namun, dengan penerapan pertanian hidroponik dapat lebih menarik minat anak muda dalam pertanian kemudian dikombinasikan dengan penggunaan teknologi IoT sebagai suatu sistem yang dapat lebih memudahkan dalam pengontrolan tanaman,” sambung mahasiswi yang duduk di semester enam itu.

Tim PPK himagrotek juga memaparkan manfaat lain dari budi daya hidroponik berbasis IoT dan panel surya.

Misalnya, keberhasilan tanaman untuk tumbuh dan produksi lebih optimal, perawatan lebih praktis, mengurangi penggunaan pupuk (efisien), dapat memantau tanaman dengan jarak jauh, dan pemanfaatan sumber energi cahaya matahari menjadi energi listrik sehingga dapat menghemat pengeluaran dan mengurangi pemanasan global.

Ani menambahkan, program tersebut juga merupakan ajang kompetisi tingkat nasional bagi mahasiswa yang mengikuti program pengabdian serta pemberdayaan masyarakat yang biasa disebut dengan PPK Ormawa.

”Semoga PPK Ormawa Himagrotek 2024 meraih penghargaan Abdidaya 2024. Kami selaku tim pelaksana akan berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat Desa Dakiring,” harapnya.

Program pengabdian masyarakat atau PPK Ormawa menjadi salah satu dari program kerja himagrotek.

”Kami juga dari tim PPK Ormawa Himagrotek berusaha agar program seperti ini tetap berjalan di Desa Dakiring sebagai desa binaan dan dilanjutkan oleh anggota himagrotek ke depan,” ujar Ani.

Kepala Desa Dakiring Abd. Rochman menyampaikan, kebutuhan dan harapan untuk para petani muda. Desa Dakiring memiliki beberapa kelompok tani yang bergelut hanya pada tanaman pangan, khususnya padi. Apalagi, anggotanya sudah banyak yang berusia lanjut.

”Kami di sini membutuhkan bapak/ibu dosen serta teman-teman mahasiswa untuk membina dan memberi arahan bagi masyarakat kami. Kami akan sangat terbuka jika dari pihak kampus ingin berkegiatan di desa kami,” paparnya.

Abd. Rochman juga berharap, setelah kegiatan PPK Ormawa Himagrotek dapat terbentuk kelompok tani milenial yang fokus pada sistem pertanian modern sekaligus dapat membuka peluang kerja bagi pemuda yang belum memiliki pekerjaan.

”Kami akan terus mengawal kelompok tani milenial hingga terbentuk secara legal atau SK (surat keputusan) dari kelompok baru tersebut,” kata Abd. Rochman yang direspons baik oleh mantri tani Kecamatan Socah.

Kegiatan PPK Ormawa Himagrotek tersebut juga mendapat apresiasi dari mantri tani Kecamatan Socah Fathor Rachman. Begitu pun harapan kepala Desa Dakiring untuk membentuk kelompok tani milenial juga bagus dan harus mendapat dukungan bersama.

”Saya selaku mantri Kecamatan Socah akan membantu mengajukan pembentukan kelompok tani milenial pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertapahorbun) Bangkalan,” janji Fathor Rachman.

Kegiatan dalam sosialisasi dilengkapi dengan pelatihan penyemaian selada menggunakan media semai rockwool.

Tim PPK Ormawa Himagrotek juga mempraktikkan teknik penyemaian selada kepada kelompok tani.

”Kegiatan seperti ini belum pernah ada di kelompok tani Desa Dakiring sehingga  kami dapat memperoleh ilmu dan pengetahuan baru,” ungkap Rohli, salah seorang anggota kelompok tani. (*)

 

 

Editor : Ina Herdiyana
#utm #Ormawa #Himagrotek #ppk