Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dispendik Bangkalan Bakal Tiru Sleman Dalam Upaya Peningkatan IPM

Hendriyanto • Jumat, 7 Juni 2024 | 02:29 WIB

FOKUS: Dewan Pendidikan (DP) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan berdiskusi dan sharing bersama Dinas Pendidikan dan DP Kabupaten Sleman Yogjakarta, Kamis (6/6) pagi.
FOKUS: Dewan Pendidikan (DP) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan berdiskusi dan sharing bersama Dinas Pendidikan dan DP Kabupaten Sleman Yogjakarta, Kamis (6/6) pagi.

YOGYAKARTA, RadarMadura.id - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sleman menjadi rujukan beberapa kota di Indonesia. Angkanya mencapai 84,31, tertinggi se-Indonesia.

Tak ayal kondisi itu menggugah Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Bangkalan untuk belajar peningkatan IPM melalui sektor pendidikan di kota pelajar tersebut.

Usai melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama mahasiswa Bangkalan di Yogjakarta Selasa (5/6), keesokan harinya rombongan Dispendik bersama Dewan Pendidikan langsung bertamu ke Dispendik Sleman.

Pertemuan yang digelar dengan konsep study banding itu digelar di aula Dispendik Sleman yang terletak di jalan Parasamya, Beran, Tridadi, Kecamatan/Kabupaten Sleman. Dalam pertemuan yang berlangsung selama 3 jam itu banyak membahas soal peningkatan IPM melalui pendidikan yang sudah dilakukan oleh Dispendik Sleman selama ini.

Baca Juga: Dispendik Bangkalan Gelar O2SN untuk Jaring Pelajar Berprestasi

Diantaranya adalah soal fasilitas dan bantuan pendidikan bagi rakyat miskin. Sejak 2009, Dispendik Sleman sudah menyalurkan bantuan fasilitas pendidikan kepada siswa miskin yang tidak tercover PIP. Baik siswa sekolah negeri maupun swasta, mulai tingkat TK hingga perguruan tinggi. Anggarannya tak tanggung-tanggung yakni mencapai 150 miliar.

Kepala Dispendik Sleman Ery Widaryana mengatakan dana yang diperuntukkan untuk pendidikan memang cukup besar. "Untuk Dispendik totalnya 900 miliar. Itu sudah dengan belanja langsung dan belanja tidak langsung," ungkapnya.

Sementara itu kepala Dispendik Bangkalan Mohammad Yakub mengaku banyak ilmu dan inovasi baru yang didapat setelah melakukan sharing dengan Dispendik Sleman. Salah satunya terkait dengan strategi peningkatan mutu pendidikan.

"Dalam hal anggaran pendidikan kita jauh berada dibawah Sleman, namun demikian kita tak patah semangat untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan, sehingga IPM kita terus naik," pungkasnya.

Baca Juga: Upaya Tingkatkan IPM Terus Digenjot, Dispendik dan Dewan Pendidikan Bangkalan Gelar FGD Bersama KMBY

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DP Bangkalan Abdillah. Dia mengaku banyak ilmu yang kita peroleh dari Dispendik Sleman yang perlu juga diterapkan di Bangkalan. Namun demikian, yang perlu ditiru dari masyarakat Bangkalan adalah kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan.

"Wakil rakyat disini sangat peduli terhadap pendidikan. Bentuk kepedulian itu mereka buktikan dengan anggaran Pokir dewan diperuntukkan untuk pendidikan, itu yang juga harus dicontoh," pungkasnya. (gikldry)

Editor : Hendriyanto
#Dispendik Bangkalan #sleman #yogyakarta #ipm #Dewan Pendidikan